Fakta Unik: Kenapa Kita Ingin Kencing Saat Gugup? Ini Jawabannya

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi menahan pipis atau kencing. Shape.com

    Ilustrasi menahan pipis atau kencing. Shape.com

    TEMPO.CO, California - Salah satu fakta unik manusia adalah saat gugup entah kenapa ingin buang air kecil. Tapi tenang saja. Hal itu, menurut ilmuwan, sangat lumrah.

    Tom Chi, pakar urologi dari University of California, San Francisco, dan tim mengatakan bahwa saat seseorang merasa tegang umumnya memiliki kebutuhan untuk mengosongkan kandung kemih nya.

    "Jika ragu, lakukan saja apa yang dikatakan tubuh anda, dan pergilah ke kamar mandi, Anda akan baik-baik saja," kata Chi pada Live Science, seperti dikutip dari laman Live Science, Selasa, 3 Oktober 2017.

    Menurut dia, dalam situasi gugup atau cemas, kandung kemih dengan sendirinya akan mengisi urin dari ginjal. Sebaliknya, sfingter (otot halus berbentuk cincin) eksternal di kandung kemih akan tertutup rapat untuk memastikan urine tidak bocor.

    Baca: Ombak Pancer Door Pacitan Yang Unik

    Kandung kemih yang sehat bisa menampung hingga 2 gelas (0.4 liter cairan) urin. Setelah kantung otot penuh, kandung kemih akan mengirimkan sinyal melalui tulang belakang menuju ke otak yang bilang, "Oke, saya sudah full, saya harus pergi,". Begitu sinyal itu diterima dan orang tersebut siap melepaskan urin, otot sfingter eksternal akan rileks dan membiarkan urin mengalir.

    Dokter belum sepenuhnya yakin mengapa orang cenderung ingin buang air kecil ketika merasa gelisah. Kebutuhan untuk buang air kecil dikendalikan oleh banyak faktor, berkaitan dengan saraf sepanjang sumsum tulang belakang, otak, dan emosi seseorang.

    Chi mengatakan bahwa peneliti memiliki dua dugaan mengapa fenomena ini terjadi. Salah satu dugaan menyebutkan bahwa ketika seseorang cemas atau gugup, tubuh akan masuk ke mode fight-or-flight. Respon fight-or-flight dapat meningkatkan produksi urin di ginjal. Perlu dimengerti respon ini merupakan reaksi fisiologis yang terjadi sebagai tanggapan terhadap kejadian berbahaya atau ancaman.

    Menurut Alan Wein, seorang profesor urologi dari University of Pennsylvania mengatakan, di bawah tekanan, sistem saraf pusat akan diaktifkan untuk beroperasi pada tingkat sensitivitas yang lebih tinggi.

    Baca: Unik, Alat canggih Ini Bisa Mendeteksi Bau Badan

    Ilmuwan lainnya berpendapat bahwa ketika seseorang merasa gugup, otot akan merasa tegang. Salah satu otot yang tegang tersebut bisa jadi adalah kandung kemihnya. "Bila itu yang terjadi, maka akan membuat anda ingin buang air kecil," kata Chi.

    Jika anda merasa gugup dan merasa perlu buang air kecil, tapi sulit mendapatkan akses kamar mandi, yang dapat anda lakukan adalah menenangkan diri atau melakukan latihan meditasi untuk menenangkan pikiran dan otot anda.

    Baca: Matte Black Latte, Kopi Unik Bertema Gotik

    Simak fakta unik lainnya hanya di kanal Tekno Tempo.co.

    LIVE SCIENCE | ZUL’AINI FI’ID N. | AMB


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.