Sabtu, 23 Juni 2018

Berita Teknologi: Samsung Galaxy Note 9 Rilis Tahun Depan?

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bocoran Samsung Galaxy Note 9. (itechpost.com)

    Bocoran Samsung Galaxy Note 9. (itechpost.com)

    TEMPO.CO, California - Laman berita teknologi Trusted Review mengabarkan, Samsung Galaxy Note 9 dikabarkan akan rilis tahun depan. Menurut analisis dari KGI Securities Ming-Chi Kuo, ponsel pintar penerus Note 8 ini akan mengemas pemindai sidik jari saat diluncurkan pada paruh kedua 2018.

    Dalam catatan terakhir yang dibagikan laman Business Insider, Kuo menyatakan, Galaxy Note 9 akan dilengkapi dengan pemindai optik sidik jari di bawah layar yang memungkinkan pengguna membuka kunci perangkat mereka hanya dengan meletakkan jari di layar ponsel. Dia mengatakan, Samsung telah mengirimkan bagian sampel ke beberapa anak perusahaan Samsung di Korea Selatan. Perusahaan-perusahaan ini adalah Samsung LSI dan BeyondEyes.

    Baca: Berita Teknologi: Bukan Krypton, tapi BlackBerry Motion

    Pemindaian sidik jari dalam tampilan secara luas dianggap sebagai 'fitur grail' smartphone berikutnya. Diperkirakan bahwa flagship iPhone X yang baru saja dirilis Apple adalah perangkat tercepat dalam mengembangkan fitur ini. Ini dibuktikan dengan inovasi baru iPhone X yang meluncurkan teknologi pengenalan wajah Face ID yang baru.

    Samsung diperkirakan juga akan menyematkan pemindai sidik jari di layar Samsung Galaxy S9. Dikutip dari Trusted Reviews, 10 Oktober 2017, ponsel satu ini diperkirakan akan segera rilis pada kuartal pertama tahun 2018 di Mobile World Congress di Barcelona, Maret 2018.

    Baca: Berita Teknologi: Twitter Uji Coba Cuitan 280 Karakter

    Simak berita teknologi menarik lainnya dan kabar terbaru tentang Galaxy Note 9 hanya di kanal Tekno Tempo.co.

    TRUSTED REVIEWS | BUSINESS INSIDER | ZUL’AINI FI’ID N. | AMB


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Ini 12 Merek yang Paling Dicari di Dunia. Ada Produsen Indonesia.

    Lembaga Kantar Worldpanels Brand Footprint menganalisis 18 ribu merek di 43 negara pada 2017. Ini yang paling banyak dicari konsumen.