Rabu, 14 November 2018

Tesla Bikin Pembangkit Listrik Tenaga Baterai Terbesar di Dunia

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • uk.ibtimes.com

    uk.ibtimes.com

    TEMPO.CO, Melbourne - Tesla berhasil menyelesaikan pembangkit listrik tenaga baterai (PLTB) lithium ion dengan kapasitas 129 megawatt di Australia Selatan. Baterai dengan kapasitas terbesar di dunia itu dirancang untuk mengatasi kekurangan pasokan listrik di negara bagian tersebut.

    Baterai buatan Tesla itu saat ini sudah terinstal di peternakan angin yang dijalankan oleh perusahaan energi terbarukan asal Prancis Neoen di Australia Selatan. Baterai tersebut diklaim mampu memberikan cadangan listrik kepada 30 ribu rumah selama satu jam.

    "Sementara yang lain hanya berbicara, kami sudah beraksi, membuat Australia Selatan lebih mandiri dan menyediakan cadangan tenaga dan energi yang lebih terjangkau untuk orang Australia Selatan pada musim panas ini," kata Perdana Menteri Australia Jay Weatherill, seperti dikutip dari Reuters, Kamis, 23 November 2017.

    Baca: Tesla Percepat Produksi Massal Model 3

    Sebelumnya, Chief Executife Officer Tesla Elon Musk membuat penawaran di Twitter setelah Australia Selatan mengalami serangkaian pemadaman listrik pada bulan Februari 2017 dan juga pemadaman listrik pada September 2016. Pemadaman tersebut berimbas pada terputusnya listrik untuk 1,7 juta penduduk Australia Selatan.

    Tesla memenangkan tender proyek pembangunan baterai pada Juli 2017. Saat penandatanganan kontrak pada 29 September 2017, Musk berjanji akan menyelesaikan pembangunan baterai dalam tempo 100 hari. Jika gagal, Musk mengatakan pemerintah Australia tidak perlu membayarnya.

    Baca: Tesla Model 3 Diluncurkan, Ini Spesifikasinya

    Pemerintah Australia belum menyatakan biaya yang dibutuhkan untuk membangun baterai tersebut. Namun diketahui pembuatan baterai tersebut merupakan bagian dari proyek senilai US$ 390 juta (Rp 5,3 triliun) yang juga mencakup pembangunan pembangkit listrik tenaga diesel untuk memasok listrik di kawasan Australia Selatan. Proyek tersebut diluncurkan untuk menjamin pengiriman energi di negara bagian, yang saat ini tengah mengalami kekurangan listrik terutama saat musim panas tiba.

    "Baterai lithium ion terbesar di dunia akan menjadi bagian penting dari campuran energi kita, dan ini akan mengirim pesan paling jelas bahwa Australia Selatan akan menjadi pemimpin energi terbarukan dengan penyimpanan baterai," kata Jay.

    Baca: Sekali Isi Baterai, Truk Listrik Tesla Mampu Melaju 804 Kilometer

    Simak artikel menarik lainnya tentang pembangkit listrik tenaga baterai dan kabar terbaru dari Tesla hanya di kanal Tekno Tempo.co.

    REUTERS | AJI NUGROHO | AMB


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Horor Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi

    Satu keluarga dibunuh di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Selasa, 12 November 2018.