Selasa, 25 September 2018

Setelah Yeti, Mungkinkah 7 Makhluk Misterius Ini Terungkap?

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Yeti. (liberoquotidiano.it)

    Ilustrasi Yeti. (liberoquotidiano.it)

    TEMPO.CO, New York - Yeti, makhluk misterius dari Pegunungan Himalaya, terungkap melalui riset DNA--cetak biru makhluk hidup. Identitas makhluk legenda ini berhasil terungkap dari sembilan spesimen yang selama ini diklaim menjadi bukti keberadaannya.

    Charlotte Lindqvis, pakar genom beruang dari University of Buffalo, New York, mengklaim bahwa sains moderen telah berhasil memecahkan misteri Yeti. "Yeti hanyalah mitos, yang sama sekali tidak pernah menggunakan sudut pandang ilmiah," kata Lindqvis, seperti yang dilansir oleh LA Times.

    Legenda Yeti mulai muncul setelah sebuah jurnal tahun 1832 menerbitkan laporan seorang penjelajah Inggris tentang seekor makhluk yang penuh bulu panjang dan gelap yang dilihatnya di pegunungan Himalaya, daerah Nepal dan Tibet.

    Lindqvis dan timnya telah menganalisis DNA dari sembilan spesimen purba yang diklaim merupakan bukti adanya Yeti, termasuk tulang, gigi, kulit, rambut, dan sampel tinja. Hasilnya, satu DNA berasal dari keluarga anjing, delapan lainnya berasal dari beruang Asia, satu dari beruang hitam Asia, satu dari beruang cokelat Himalaya, dan enam lainnya dari beruang cokelat Tibet.

    Selain Yeti, ternyata masih ada tujuh hewan legenda yang belum terbukti keberadaannya. Berikut daftarnya:

    1. Megalodon
    Ilustrasi Megalodon. (wikimedia commons)

    Hiu raksasa purba ini bernama asli Carcharodon megalodon memang pernah hidup di zaman purba. Namun, banyak yang menyakini bahwa hiu berukura 60 meter ini masih hidup di kedalaman samudera.

    Menurut beberapa studi, fosil termuda megalodon yang ditemukan berumur 10-15 ribu tahun. Artinya, hiu ini bisa dibilang belum lama punah. Apakah benar hiu ini masih ada? Yang jelas, selama ini tidak ada dokumentasinya.

    2. Bunyip
    Ilustrasi Bunyip. (wikimedia commons)

    Ini merupakan hewan mistik yang berasal dari cerita rakyat Suku Aborigin, Australia. Ekornya seperti kuda, memiliki sirip, tarinya seperti singa laut, beberapa legenda menyebut monster ini memancing korbannya memasuki rawa, danau atau sungai. Raungannya terdengar pada malam hari. Demikian penggambaran makhluk yang namanya berarti iblis atau roh jahat ini.

    The Great Bunyip di kawasan Greta, Victoria, Australia, dipercaya merupakan tempat tinggal makhluk ini. Ilmuwan memiliki hipotesa bahwa Bunyip merupakan Quinkana, hewan seperti buaya yang hidup pada 40 ribu tahun lalu.

    3. Nessie
    Mahluk yang diduga Loch Ness (Telegraph/Tom Pickles)

    Makhluk ini bisa dibilang sangat populer di kalangan pecinta makhluk mitologi. Makluk yang dipercaya tinggal di Danau Loch Ness, Skotlandia, ini digambarkan memiliki leher panjang dan kepalanya mirip kuda. Meski telah ratusan orang mengklaim pernah melihat makhluk ini, tapi sama sekali tak ada bukti sahih yang menyatakan keberadaannya.

    Legenda Nessie bermula dari sebuah deskripsi di naskah kuno abad ke-7. Dalam sebuah catatan tentang rohaniawan Kristen berjudul Life of St Columba (1995) karya Adamnan, ada satu penjelasan mengenai sesosok monster di Danau Loch Ness. Buku itu bercerita tentang rohaniawan St Columba, pada 565, yang menolong orang-orang Suku Pict (penduduk Skotlandia Kuno) dari serangan makhluk air raksasa saat berlayar di Danau Loch Ness.

    Dengan merapal doa dari daratan, St Columba berhasil mengusir monster tersebut. Sejak itu, tak ada penjelasan lagi soal Nessie, tapi makhluk ini tetap dibicarakan hingga penghujung tahun 1800-an. Lalu di tahun 1930-an, isu kemunculan Nessie kembali ramai diberitakan.

    4. Chupacabra
    Ilustrasi Chupacabra. (wikimedia commons)

    Ciri makhluk ini sebesar simpanse, punya mata yang merah besar, lidah panjang mirip ular, kulit abu-abu berbulur, taring, dan bersayap. Makhluk yang juga disebut El Chupacabra ini disebut-sebut meneror warga Amerika Tengah dan Selatan. Kata Chupcabra berasal dari bahasa Spanyol yang berarti "pemangsa kambing". Diberi nama itu karena makhluk ini menyerang hewan ternak, terutama kambing.

    Legenda Chupacabra mulai dibicarakan pada 1987 di Puerto Rico. Setelah itu, makhluk ini disebut muncul di Republik Dominika, Argentina, Bolivua, Chilie, Kolombia, Chilie, Honduras, El Salvador, Panama, Peru, Brazil, USA, dan Meksiko.

    5. Manticore
    Ilustrasi Manticore. (wikimedia commons)

    Tubuhnya mirip singa, tapi ekornya mirip kalajengking, dan bersuara seperti terumpet. Mitologi Manticore mulai berasal dari Persia. Namanya berasa dari bahasa Timur Tengah Kuno, Martya, yang berarti manusia pemakan.

    Dalam legenda Barat sendiri, Manticore, tersebar pada 400 sebelum Masehi. Adalah Ctesias, seorang paranormal asal Yunani, yang pertama kali menceritakan tentang makhluk ini. Manticore yang juga kerap disebut Martichoras dipercaya dapat membunuh korbannya dengan cepat, dengan menggigit atau mencakar kemudian memakan seluruh tubuh korbannya sampai ketulang tulangnya.

    6. Tsuchinoko
    Ilustrasi Tsuchinoko. (wikimedia commons)

    Makluk ini termasuk ke dalam hewan yang belum pernah ditemukan (cryptozoology). Makhluk ini merupakan hewan legenda rakyat Jepang yang dipercaya hidup di sungai. Dalam agama Shinto makhluk ini termasuk dalam golongan Suijin (dewa air).

    7. Mongolian Death Worm
    Ilustrasi Mongolian Death Worm. (wikimedia commons)

    Makluk berbentuk cacing gemuk ini disebut tinggal di Gurun Gobi. Panjangnya sekitar 1,5 meter. Di tempat asalnya, hewan ini diberi nama allghoi (atau orghoi) khorkhoi yang berarti "cacing darah".

    Kemampuan mengerikan dari makhluk ini adalah mampu menyemburkan racun berwarna kuning ketika diserang serta kemampuan untuk membunuh dari jarak jauh dengan sengatan listrik. Salah seorang penyelidik hewan ini adalah seorang penulis bernama Ivan Mackerle, mengatakan dalam tulisannya di majalah Fate (Juni 1991) bahwa monster ini membunuh mangsanya dengan sengatan listrik.

    Sebuah ekspedisi gabungan Centre for Fortean Zoology dan E-Mongol yang dibentuk pada 2005 untuk meneliti keberadaan hewan ini tidak menemukan bukti apapun tentang keberadaan mongolian death worm.

    Simak artikel menarik lainnya tentang Yeti dan makhluk misterius lainnya hanya di kanal Tekno Tempo.co.

    LA TIMES | FUTURITY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Karen Agustiawan Ditahan Karena Akuisisi Pertamina di Blok BMG

    Kejaksaan Agung menahan mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan terkait kasus dugaan korupsi investigasi Pertamina berupa akuisisi aset BMG.