Minggu, 22 Juli 2018

Luna G8 Masuk Pasar Indonesia: Berapa Harganya?

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luna G8 hadir dalam dua varian warna, black dan gold. (TEMPO/Amri Mahbub)

    Luna G8 hadir dalam dua varian warna, black dan gold. (TEMPO/Amri Mahbub)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pabrikan ponsel asal Korea Selatan, Luna, baru saja meluncurkan smartphone terbaru mereka, Luna G8. Namun, ponsel ini baru akan tersedia secara offline dan online pada, Senin, 18 Desember 2017.

    Untuk online bisa dipesan di market place Sophee, Lazada, dan Tokopedia. Sedanghkan offline akan tersedia di Luna Store dan jaringan Erajaya Group. Berapa harganya? Ponsel yang tersedia dalam dua varian warna ini (black dan gold) dibanderol Rp 3,799 juta.

    Luna G8 hadir dalam dua varian warna, black dan gold. (TEMPO/Amri Mahbub)

    Luna G8 hadir dalam dua varian warna, black dan gold. (TEMPO/Amri Mahbub)

    "Luna G8 mengusung tema fotografi dan gaming. Dua target market ini juga yang akan kami garap," ujar Suryadi Willim, Marketing Communication Manager Luna Smartphone Indonesia, saat peluncuran di Plaza Indonesia, Jumat, 15 Desember 2017.

    Dalam menyediakan empat kamera tersebut, Luna menggandeng Sony untuk menyediakan lensa IMX 376. Lensa ini, Suryadi mengklaim, bisa menghasilkan foto tanpa noise.

    Suryadi memang tak hanya sesumbar. Empat kamera Luna G8 memiliki resolusi yang tinggi. Dual-camera depan memiliki resolusi 20+8 megapiksel dengan bukaan diafragma f/2.2 yang membuat ponsel ini menangkap cahaya lebih besar.

    Sedangkan dua kamera belakangnya memiliki resolusi 13+5 megapiksel. Suryadi menjelaskan, kamera belakang berjalan secara simultan. Artinya, kamera utama digunakan untuk menangkap hasil yang ingin menjadi fokus utama, adapun kamera kedua untuk menangkap hasil gambar blur. "Jadinya, akan tercipta efek bokeh yang natural," kata dia.

    Luna G8 juga sudah dibenamkan 4 Cell Technology Camera. Suryadi menjelaskan, teknologi ini menggabungkan 4 sel dalam 1 piksel, sehingga kamera dapat menangkap jumlah cahaya empat kali lebih banyak. "Lebih jernih dan sangat minim noise dalam kondisi kurang cahaya," kata Suryadi.

    Hasil foto Luna G8 dengan efek bokeh. (TEMPO/Amri Mahbub)

    Luna G8 hadir dalam dua varian warna, black dan gold. (TEMPO/Amri Mahbub)

    Untuk keamanan dan layar, Luna mengikuti tren facial unlock. Fitur pengenalan wajah ini, menurut Suryadi, bisa mencegah orang lain membuka ponsel. Soal layar, rasio yang digunakan pada ponsel ini adalah 18:9 atau full screen dengan ukuran layar 6 inci. "Layar lebar ini akan memberikan pengalaman berbeda bagi pengguna, baik digunakan untuk fotografi maupun entertainmen dan game," ujarnya.

    Karena mengincar segmen gamers, Suryadi mengatakan, spesifikasi dan otak Luna G8 cukup tinggi. Ponsel ini menggunakan prosesor octa-core MediaTek Helio P25 2.6GHz plus GPU MAli-T880MP 2 dengan clock speed mencapai 1Ghz. Adapun besaran RAM ialah 4 gigabita dengan memori internal 64 gigabita yang bisa dinaikkan dengan microSD mencapai 256 gigabita.

    Suryadi mengklaim Luna G8 ini memiliki ketahanan baterai yang cukup tahan lama. Wajar, kapasitas baterai asal Negeri Gingseng ini sebesar 4010mAh. "Meski besar, daya ponsel ini akan terisi penuh hanya dalam 2,5 jam," kata dia.

    Ponsel pabrikan Korea Selatan Luna G8 akan meluncur di pasar Indonesia pada, Senin, 18 Desember 2017. (TEMPO/Amri Mahbub)

    Menariknya, Luna G8 memiliki fitur baterai Extreme Mode. Fitur ini memungkinkan ponsel bertahan selama 25,3 jam dengan baterai 5 persen dalam posisi standby. "Dan masih bisa melakukan panggilan selama 1,2 jam," kata Suryadi.

    Simak artikel menarik lainnya tentang Luna G8 hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bulan Juli Ada Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat

    Tanggal 15 Juli adalah Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat. Ronald Reagan menetapkan bulan Juli sebagai hari minuman yang disukai tua muda itu.