Rabu, 14 November 2018

APJII Gelar Pemilihan Miss Internet Indonesia 2018

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • APJII menggelar pemilihan Miss Internet Indonesia 2018. Kredit: Istimewa

    APJII menggelar pemilihan Miss Internet Indonesia 2018. Kredit: Istimewa

    TEMPO.CO, Tangerang - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) memulai pagelaran Pemilihan Miss Internet Indonesia 2018. Pemilihan unik ini akan menjadi ajang mengkampanyekan penggunaan internet kreatif dan cerdas dengan menggabungkan kontes kencantikan dengan intelektualitas di bidang teknologi.

    Baca: Perempuan Milenial, Ayo Ikut Miss Internet Indonesia 2017  

    “Kami ingin memberikan edukasi bagaimana seseorang itu harus cerdas dan kreatif dalam menggunakan teknologi. Terlebih lagi bisa membuat kebaikan dalam kehidupan masyarakat,” ujar Ketua Umum APJII Jamalul Izza pada konferensi pers kick off di Hotel Lemo, Tangerang Selatan, Rabu, 10 Januari 2018 .

    “Para peserta Miss Internet Indonesia 2018 tidak hanya dipilih berdasarkan kecantikan semata, namun ia harus bisa menyampaikan pesan ke masyarakat bagaimana menggunakan teknologi di era "zaman now". Mereka juga harus memiliki pengetahuan tentang teknologi digital seperti bagaimana mengelola blogging, membuat vlog yang kreatif dan tidak menggunakan unsur SARA. Terlebih lagi mereka juga bisa menceritakan keindahan Indonesia kepada dunia luar,” tambah Jamal.

    Jamal berharap ajang ini bisa ditujukan juga untuk mendukung berbagai program pemerintah, seperti menekan hate speech, mencegah konten berbau SARA, meningkatkan semangat nasionalisme, serta meningkatkan sentimen positif di Indonesia terkait berbagai hal melalui internet.

    Tidak hanya itu, pemenang Miss Internet Indonesia 2018 juga diharapkan dapat menjadi duta untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri.

    Marsya Gusman, gadis cantik yang saat ini mengemban amanat sebagai Miss Internet Indonesia 2017 mengakui ajang ini telah menjadikan loncatan penting di karier dan kehidupannya. "Merupakan suatu kehormatan untuk saya dapat mengemban amanat sebagai Miss Internet Indonesia 2017, dimana saya turut mengkampanyekan tentang slogan APJII 'internet bersama' atau bersih, selektif, dan aman di Indonesia,” ujarnya.

    “Untuk saya pribadi, saya mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan pelaku teknologi dan industri penting yang sangat memperkaya pengetahuan saya tentang informasi dan teknologi dan tentunya memperluas jaringan. Saya juga bersyukur bisa berkontribusi untuk mencerdaskan netizen dalam meningkatkan kemampuan berinternet yang positif. Bangsa kita tidak boleh kalah dalam pemahaman era digital zaman now dengan negara-negara lainnya," ujar Marsya.

    Pencarian finalis Miss Internet perwakilan wilayah APJII akan dihelat di 12 kota wilayah APJII dalam kurun waktu dua bulan. Agenda penyisihan dimulai pada awal September hingga Oktober 2018 yang diawali di Medan dan Batam, lalu berlanjut ke Balikpapan, Lampung, Bali, Pekanbaru, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Bandung dan Jakarta-Banten.

    Usai fase penyisihan wilayah itu, puncaknya akan dihelat Grand Final pemilihan Miss Internet Indonesia 2018 pada 3 November 2018 di ICE BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Pemenang kontes Miss Internet Indonesia akan dinobatkan menjadi duta utama APJII selama satu tahun, dan berhak menerima uang pembinaan dan juga hadiah dari beragam pendukung acara

    Seleksi penyisihan Miss Internet Indonesia 2018 akan sepenuhnya menggunakan metode online. Caranya cukup mudah, para pendaftar yang memenuhi persyaratan hanya perlu membuat vlog di Vidio.com.  Syarat-syaratnya pun cukup mudah. "Perempuan usia 18-25 dan menyukai teknologi adalah syarat utamanya," ujar Martha D. Silalahi, Principal JINGGA PR & Media Firm, selaku co-promoter untuk kegiatan Miss Internet Indonesia 2018.

    Baca: Tingkatkan Literasi Digital, Kominfo Gaet Miss Internet Indonesia  

    Untuk teknis pemilihan, lanjut Martha, vlog yang telah diunggah para pendaftar tersebut akan diseleksi di tiap daerah hingga terpilih 50 kontestan Miss Internet Wilayah. Para kontestan wilayah itu akan berlomba di masing-masing daerah. Dua kontestan terpilih di daerah itu akan mengikuti Grand Final Miss  Internet Indonesia 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Horor Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi

    Satu keluarga dibunuh di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Selasa, 12 November 2018.