Senin, 28 Mei 2018

5 Prediksi Stephen Hawking Soal Bumi: Neraka hingga Donald Trump

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stephen Hawking. AP/ Evan Agostini

    Stephen Hawking. AP/ Evan Agostini

    TEMPO.CO, Jakarta - Stephen Hawking, astrofisikawan ternama asal Inggris, merayakan ulang tahun yang ke-75, awal pekan ini. Profesor Lucasian bidang matematika ini beberapa kali membuat pernyataan tentang masa depan bumi. Terakhir, tepatnya tahun lalu, dia menyatakan bumi hanya punya waktu 100 tahun lagi sebelum kiamat manusia. Pernyataannya memang kerap menimbulkan kontroversi.

    Berikut lima prediksi Hawking tentang bumi yang menghebohkan dunia:

    Baca: Stephen Hawking: Surga Itu Tak Ada

    1. Bumi akan Jadi Neraka Bulat

    Ilustrasi bumi seperti planet neraka. (Live Science)

    Stephen Hawking mengungkapkan teorinya tentang kiamat bumi dalam Tencent WE Summit di Beijing, November lalu. Menurut dia, bumi akan menjadi bola api alias neraka akibat energi yang diciptakan manusia. Manusia, kata dia, harus menemukan tempat yang belum terjamah sebelumnya agar tak punah.

    2. Robot Menggantikan Manusia

    Robot. iai.tv

    Pada 2016, Hawking menyatakan rasa takutnya tentang kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang akan mampu menggantikan manusia jika penggunaannya tak diatur. Dalam wawancara dengan laman Wired, Hawking menyatakan manusia memang butuh teknologi AI, tapi juga harus memperhatikan bahayanya.

    3. Perang Teknologi Nuklir

    Rudal balistik antar benua Amerika Serikat, Minuteman 3 merupakan rudal balistik berbasis Silo dan mampu membawa kepala nuklir. Minuteman 3 mampu menghancurkan target sejauh 13.000 km. Sistem navigasi inersia asli Minuteman 3 membuat rudal ini memiliki akurasi CEP (Circular error probable) sekitar 200 m. Peningkatan sistem panduan inersia membuat akurasi menjadi 120 m CEP. warfiles.ru

    Kepada BBC, Hawking berkata evolusi manusia mungkin akan membuat manusia serakah. Hingga saat ini, kata dia tahun lalu, tak ada tanda-tanda penurunan jumlah konflik yang terjadi. "Pengembangan teknologi militer mendukung itu. Saya takut perang nuklir akan kembali pecah," kata Hawking. "Kalau itu sudah terjadi, harapannya hanya membangun kolono independen di luar angkasa."

    Baca: Ini Kunci Stephen Hawking Bertahan dari ALS

    4. Harus Temukan Planet Lain

    Planet baru yang mirip bumi, Keppler 22B

    Perubahan iklim, kelebihan populasi, pendemik, menurut Hawking, akan membuat umat manusia punah. "Segera temukan planet lain yang bisa ditinggali kalau tidak ingin manusia punah," kata dia. "Planet bumi sudah tidak bisa diperbaiki lagi." Hawking dan tim, bahkan, sudah mulai membangun sebuah proyek yang dapat membuat manusia bertahan hidup di planet lain.

    5. Donald Trump

    Donald Trump. (Chris Kleponis-Pool/Getty Images)

    Saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan Paris Agreement atau kesepakatan bangsa-bangsa untuk menangani perubahan iklim, Hawking merasa bumi telah jatuh ke titik yang sudah tidak bisa diperbaiki kembali.

    Baca:  Stephen Hawking Sebut Kiamat Terjadi Pada...

    Simak artikel menarik lainnya tentang Stephen Hawking hanya di kanal Tekno Tempo.co.

    MIROR.CO.UK | CAMBRIDGE NEWS | WIRED


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Jenis Serangan di Seluruh Dunia, Teror Bom Masih Jadi Pilihan

    Inilah jenis-jenis teror dan korban yang jatuh di berbagai penjuru dunia sejak menara kembar WTC diserang, teror bom masih jadi pilihan pelaku teror.