Quipper Campus Hadirkan Informasi Perguruan Tinggi Secara Online

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peluncuran Quipper Campus. Kredit: Erwin Z/Tempo

    Peluncuran Quipper Campus. Kredit: Erwin Z/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Quipper hari ini mengumumkan bahwa portal informasi online mengenai perguruan tinggi, Quipper Campus, sudah dapat diakses publik secara gratis. Layanan yang digagas sejak Agustus 2017 itu bertujuan membantu siswa tingkat akhir membuat keputusan untuk pendidikan lanjutan mereka.

    Saat ini Quipper Campus telah menyediakan informasi dari 182 perguruan tinggi negeri dan 322 perguruan tinggi swasta. “Sebagai perusahaan edutek yang memiliki tujuan untuk mendukung pendidikan di Indonesia, kami akan terus berinovasi dalam rangka mendukung program pemerintah untuk memastikan siswa-siswi Indonesia dapat bersaing di tingkat global,” ujar Takuya Homma, Country Manager Quipper Indonesia, di Jakarta Rabu, 24 Januari 2018.

    Baca: Sinergi Indosat Ooredoo dan Quipper Dukung Belajar Online

    Siswa menengah atas tingkat akhir dapat dengan mudah mengkases berbagai informasi yang dibutuhkannya mengenai perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggii swasta berserta jurusan yang diinginkannya dengan mudah di campus.quipper.com.

    Quipper Campus bekerja sama dengan berbagai institusi pendidikan tinggi untuk menyediakan informasi mengenai jurusan, biaya pendidikan, jadwal seleksi masuk, proram beasiswa, hingga jumlah kuota yang tersedia untuk setiap jurusan yang dipilih.

    Patricia Sanjoto, Project Leader Quipper Campus, mengatakan ke depannya Quipper menargetkan semakin banyak kampus yang bergabung dan mengembangkan produk untuk mempermudah siswa mendaftar melalui platform Quipper Campus.

    Quipper Campus diharapkan dapat memenuhi kebutuhan industri institusi pendidikan tingi dan membantu pemerintah dalam mengatasi masalah rendahnya Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi. Pemerintah menargetkan APK sebesar 75 persen di tahun 2045 dari total penduduk usia 19-24 tahun, sementara APK tahun 2017 baru mencapai 30 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?