Jumat, 19 Oktober 2018

Petisi Snapchat, 800 Ribu Orang Sudah Tanda Tangan, Ada Apa?

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • SnapChat (Foto: nbcbayarea)

    SnapChat (Foto: nbcbayarea)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 800 ribu pengguna Snapchat menandatangani petisi online (petisi Snapchat) setelah platform media sosial itu lebih sulit dioperasikan. Mereka menuntut Snapchat kembali pada user-interface (tampilan antarmuka) yang sebelumnya. Desain baru tersebut dikenalkan pekan lalu.

    Berdasarkan laporan laman The Guardian pada 13 Februari 2018, petisi Hapus pembaruan Snapchat (Remove the new Snapchat update) diposting dalam laman Change.org oleh pengguna asal Australia, Nic Rumsey. "Banyak pengguna mengeluh bahwa pembaruan aplikasi tersebut tidak membuat mudah pengguna, melainkan lebih mempersulit untuk dioperasikan," ujar Rumsey dalam petisi tersebut.

    Snapchat Stories merupakan fitur video dan foto yang dapat dibagikan kepada para penggunanya. Fitur itu lenyap setelah 24 jam, meskipun ada penggantinya dengan nama Snaps, tapi fitur itu tidak memiliki fungsi yang sama seperti sebelumnya. Kalangan pengguna merasa jengkel dan menuntut untuk mengembalikan ke desain Snapchat lama.

    Baca: Snapchat Luncurkan Perubahan Fitur Pembuat Snap

    Di bagian kolom komentar petisi, salah satu penandatangan berkomentar: "Saya menandatangani karena Snapchat aplikasi favorit saya. Kami menggunakannya setiap saat. Saya menemukan pembaruan ini malah membingungkan dan tampak kekanak-kanakan, saya mempertimbangkan untuk tidak menggunakannya lagi selama update tetap berjalan."

    Selain itu komentar mengenai Snapchat juga membanjiri media sosial Twitter dan banyak yang menyuarakan keprihatinannya. Akun bernama @GraysonDolan merasa bingung setelah mengupdate aplikasi itu.

    "Aku sudah melakukan update Snapchat beberapa hari ini dan masih belum menemukan hal yang pas. Aku begitu bingung. Apakah ada di antara kalian yang bisa membantu?" tulis akun tersebut, 11 Februari 2018.

    Sementara akun lain mencurahkan kekesalannya dengan berkata bahwa dirinya sering melihat komentar yang sama tentang pembaruan tersebut. "Saya sedih, karena aplikasi tidak berjalan seperti sebelumnya dan berapa banyak orang yang harus membenci pembaruan ini agar bisa dipertimbangkan kembali?" tambah akun @chrissyteigen pada 9 Februari 2018.

    Baca: Snapchat Tambahkan Filter Pikachu

    Simak artikel menarik lainnya tentang Snapchat hanya di kanal Tekno Tempo.co.

    THE GUARDIAN | AMB


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khashoggi Diduga Dijagal di Kediaman Konjen Arab Saudi

    Jamal Khashoggi mendatangi Konsulat Jenderal Arab Saudi namun tak pernah keluar lagi. Ada dugaan ia dijagal usai dibawa ke kediaman konsul jenderal.