Kamis, 26 April 2018

Samsung Galaxy Note 9 Muncul di Website Samsung

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model menunjukkan Samsung Galaxy Note 8 saat diluncurkan di Jakarta, 25 September 2017. Samsung resmi menghadirkan Galaxy Note 8 ke Indonesia. Tempo/Tony Hartawan

    Model menunjukkan Samsung Galaxy Note 8 saat diluncurkan di Jakarta, 25 September 2017. Samsung resmi menghadirkan Galaxy Note 8 ke Indonesia. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Seoul - Setelah muncul dalam database benchmark, kini kehadiran bakal ponsel andalan Samsung Galaxy Note 9 telah dikonfirmasi, karena telah dirilis di halaman dukungan Samsung, sebagaimana dilaporkan Phone Arena, 29 Maret 2018.

    Samsung Galaxy Note 9 muncul di website Samsung. Kredit: Androidu

    Perangkat dengan kode nama internal SM-N960U itu telah terdaftar di beberapa situs web khusus, di antaranya tips tentang cara mengganti pena S-Pen, yang mengindikasikan perangkat dengan dukungan sebuah stylus.

    Sebagai pengingat, Note 9 diperkirakan bakal menampilkan layar 6,3 inci dari Note 8, dengan peningkatan kecerahan dan kaca penutup dari layar S9 dan S9+.

    Pada bagian chipset, perangkat ini diperkirakan kembali didukung Snapdragon 845 dan Exynos 9810, RAM 6GB, dan pengaturan kamera ganda kemungkinan besar akan dicuri langsung dari S9+, bersama dengan pemindai sidik jari.

    Secara keseluruhan, satu-satunya teka-teki adalah kapasitas baterai, dan bahkan itu bukan lagi kejutan besar. Tetapi, hal itu tidak akan menghalangi para penggemar S-Pen di seluruh dunia untuk berbaris untuk mengantre Samsung Galaxy Note 9 mendatang.

    Menurut ZD Net, jika jadwal rilis Samsung sebelumnya untuk jajaran Note menjadi indikasi, maka dapat diprediksi bahwa Galaxy Note 9 bakal diumumkan pada akhir Agustus, dengan jadwal rilis akan menyusul satu atau dua minggu kemudian.

    Perangkat Samsung Galaxy Note 9 juga diperkirakan bakal menghadirkan perubahan kecil dibandingkan dengan Galaxy Note 8.

    PHONE ARENA | ZD NET


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Akan Melarang Bekas Koruptor Jadi Caleg Pemilu 2019

    Di Maret 2018, Komisi Pemilihan Umum berencana menambahkan larangan bekas koruptor menjadi anggota legislatif dalam Peraturan KPU untuk Pemilu 2019.