Senin, 23 Juli 2018

Ilmuwan Sebut Seks BSDM Sama dengan Meditasi, Kok Bisa?

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dakota Johnson (kanan), dan Jamie Dornan, dalam adegan film

    Dakota Johnson (kanan), dan Jamie Dornan, dalam adegan film "Fifty Shades of Grey." Film ini dilarang tayang di Indonesia dan Malaysia karena berbau erotis dan tindakan penyiksaan terhadap wanita. Youtube.com

    TEMPO.CO, Illinois - Menurut tim ilmuwan dari Amerika Serikat, praktik hubungan seks BDSM memiliki nuansa yang sama dengan meditasi. BDSM (bondage, discipline, dominance, submission, sadism, masochism) praktik berhubungan seksual seperti dalam kisah 50 Shades of Grey bisa dibilang adalah hubungan seksual yang liar dan tak lazim.

    "Tapi bagi orang yang melakukan praktik ini menyatakan bahwa ada keadaan nikmat yang mengalir dan berkonsentrasi penuh," kata Brad Sagarin, pakar psikologi dari Northertn Illinois University, seperti dilansir dari laman Shape.com. Studi mereka berjudul "Consensual BDSM Facilitates Role-Specific Altered States of Consciousness: A Preliminary Study".

    Sagarin dan tim melakukan riset soal apa yang menjadi pendorong orang-orang melakukan posisi seks alternatif tersebut. Studi yang terbit dalam jurnal Psychology of Consciousness: Theory, Research, and Practice itu melaporkan, posisi-posisi tersebut bisa membantu para pelaku mencapai mindfullnes alias keadaan mengalir seperti dalam meditasi.

    Baca juga: Cina Produksi Boneka Robot Seks Transgender, Ini Pelanggannya

    Studi ini dilakukan terhadap tujuh pasangan dan meminta mereka melakukan beberapa kegiatan BDSM. Selama riset berlangsung, tim mencatat beberapa hal. Di antaranya, yaitu aktivitas yang dilakukan dan mengukur suasana hati, kadar stres, perasaan memiliki satu sama lain, dan kadar kortisol.

    Semua pasangan, seperti yang dilaporkan dalam jurnal, sepakat merasakan mindfullnes. "Suasana hati mereka sangat baik dan kadar stres rendah," kata Sagarin.

    Sagarin menjelaskan, setiap pasangan memberikan perhatian yang penuh satu sama lain saat melakukan seks BSDM. "Artinya, intensitas perhatian yang sama sebetulnya bisa diterapkan dalam hal aspek kehidupan lain agar bisa mencapai ketenangan yang sama," ujarnya. "Dari studi ini kita bisa ambil kesimpulan, ketenangan tidak hanya datang saat meditasi, asal memusatkan perhatian lebih pada satu aspek."

    Baca juga: Apa yang Dipikirkan Pria tentang Seks? Simak Hasil Riset Ini

    Simak artikel menarik tentang seks hanya di kanal Tekno Tempo.co.

    PSYCHOLOGY OF CONSCIOUSNESS: THEORY, RESEARCH, AND PRACTICE | THE GUARDIAN | SHAPE.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Zainul Majdi Memihak Prabowo di Pilpres 2014, Kini Memilih Jokowi

    Tuan Guru Bajang Zainul Majdi memberi dukungan pada Jokowi untuk Pemilihan Presiden 2019. Padahal ia dan dua tokoh ini sebelumnya mendukung Prabowo.