Ini Pilihan Favorit Peserta SNMPTN 2018 di ITB dan Unpad

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Aula Barat di lingkungan kampus Institut Teknologi Bandung (ITB). TEMPO/ A. Andrian

    Gedung Aula Barat di lingkungan kampus Institut Teknologi Bandung (ITB). TEMPO/ A. Andrian

    TEMPO.CO, Bandung - Pilihan program studi maupun fakultas favorit peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018 umumnya sama seperti 2017. Hal ini juga berlaku di Institut Teknologi Bandung maupun Universitas Padjadjaran.

    Baca: SNMPTN 2018, Universitas Padjadjaran Terima 2.304 Siswa

    “Jurusan favorit di Unpad Teknik Informatika, itu nomor satu dan nomor tiga se-Indonesia,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Padjadjaran Arry Bainus, Rabu, 18 April 2018.

    Program Studi Teknik Informatika yang tertinggi peminatnya di Indonesia, ujar dia, berada di Universitas Syah Kuala Banda Aceh. “Rasio daya tampung dan peminatnya 1 berbanding 1.000. Kalau di Unpad sekitar 1 berbanding 800,” kata Arry.

    Pilihan favorit kedua di Unpad adalah Farmasi. Pilihan selanjutnya bervariasi, seperti Fakultas Kedokteran, Manajemen, dan Akuntansi.

    Sementara di Institut Teknologi Bandung, peminat yang mendaftar lewat jalur SNMPTN 2018 berjumlah 21.388 orang, sementara peserta yang diterima 2.359 orang.

    Direktur Eksekutif Pengelolaan Penerimaan Mahasiswa Baru Mindriany Syafila mengatakan, pilihan favorit peserta SNMPTN 2018 di ITB adalah Sekolah Teknik Elektro dan Infromatika, Fakultas Teknik Industri, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan, dan Sekolah Bisnis dan Manajemen. “Rata-rata rasionya merata yaitu 1:10,” katanya.

    Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB dengan daya tampung SNMPTN 197 kursi mengundang peminat 2.453 pendaftar SNMPTN 2018. Sementara peminat Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan sebanyak 2.019 orang dengan daya tampung 206 kursi. Sementara pemilih Sekolah Teknik Elektro dan Infromatika yang berdaya tampung 256 kursi SNMPTN jumlah peminatnya 2.555 orang.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.