Senin, 10 Desember 2018

Kenapa Pengguna Kamera Mirrorless Hanya Punya Satu Lensa?

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor sekaligus musisi dari Jepang Dean Fujioka menunjukkan kamera mirrorless terbaru Canon EOS M6 di Jakarta, 2 Maret 2017. Canon melalui PT Datascrip sebagai distributor tunggal di Indonesia memperkenalkan kamera mirrorless Canon EOS M6. ANTARA FOTO

    Aktor sekaligus musisi dari Jepang Dean Fujioka menunjukkan kamera mirrorless terbaru Canon EOS M6 di Jakarta, 2 Maret 2017. Canon melalui PT Datascrip sebagai distributor tunggal di Indonesia memperkenalkan kamera mirrorless Canon EOS M6. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Bandung - Pengguna kamera mirrorless semakin marak di Indonesia. Salah satu alasan mereka membeli, menurut Marketing Manager PT Datascrip Yase Defirsa Cory yang memasarkan produk Canon, karena kamera mirrorless bisa berganti lensa.

    Baca: Kamera Mirrorless Sony A7 III Sasar Pehobi hingga Profesional

    “Faktanya, 80 persen pengguna kamera mirrorless di Indonesia hanya punya satu lensa,” ujarnya di Bandung baru-baru ini.

    Soal kapan konsumen menambah lensa mirrorless, kata Yase, jawabannya kapan-kapan. Pengguna diakuinya biasa menambah jenis lensa karena ada kebutuhan memotret yang spesifik.

    Selain mengganti lensa dengan yang baru, pengguna kamera mirrorless bisa memakai lensa kamera Digital Single-Lens Reflex (DSLR). Komponen tambahannya memakai alat multy adapter. “Itu aksesoris yang paling laku, multy adapter itu,” katanya.

    Mirrorless merupakan jenis kamera yang tidak bercermin dan berjendela bidik optik seperti kamera Digital Single-Lens Reflex (DSLR). Daya tarik lainnya yaitu bobot kamera mirrorless lebih ringan namun kualitas gambar fotonya bisa bersaing dengan kamera DSLR.

    Seorang fotografer di Bandung, Agus Bebeng, mengatakan biasanya pengguna kamera mirrorless cukup punya satu lensa karena kebutuhan memotretnya. Sebuah lensa bawaan (kit) kamera semi wide umumnya cukup untuk memotret apa saja. “Asal tidak dipakai untuk memotret jarak jauh,” katanya, Sabtu, 28 April 2018.

    Sesuai pekerjaannya, dia mengaku punya empat lensa yang disebutnya sebagai investasi. Ukuran lensanya 18-105 milimeter (mm), 70-200, 50 mm, dan lensa makro. Penggunaannya beragam dengan jenis yang spesifik. “Lensa 70-200 mm untuk tele, dulu biasa dipakai untuk memotret pertandingan Persib Bandung,” kata mantan fotografer Antara itu. Biasanya ia cukup memakai lensa 18-105 mm untuk kebutuhan memotret sehari-hari.

    Adapun jika memakai lensa kamera DSLR, ada catatan khusus untuk dipasang pada kamera mirrorless dengan alat bantu multy adapter. “Bisa dipakai, tapi tingkat kecepatan fokusnya turun,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Berupaya Mencegah Sampah Plastik Hanyut ke Laut

    Pada 2010, Indonesia menjadi negara penyumbang sampah plastik nomor dua di dunia. Ada 1,29 juta ton sampah plastik hanyut ke laut.