Indonesia Usulkan 3 Taman Nasional Ini Jadi Cagar Biosfer Dunia

Pemandangan Danau Segara Anak dari arah Sembalun, Lombok, (20/10). Danau indah berwarna biru ini terbentuk akibat meletusnya gunung Samalas pada 1257. Kini danau ini menjadi daya tarik para wisatawan saat mendaki gunung Rinjani. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia akan mengusulkan tiga taman nasional menjadi cagar biosfer dunia dalam sidang International Co-ordinating Council of the Man and the Biosphere (ICC-MAB) Unesco ke-30 program, yang digelar pada 23-28 Juli 2018 di Palembang.

"Kita akan mengusulkan nominasi tiga cagar biosfer yaitu Berbak Sembilang di Sumatera Selatan dan Jambi, Betung Kerihun Danau Sentarum Kapuas Hulu di Kalimantan Barat dan Rinjadi di Nusa Tenggara Barat," ujar Ketua Komite Nasional MAB Unesco Enny Sudarmonowati di Auditorium Sasana Widya Sarwono LIPI, Jakarta, Senin, 14 Mei 2018.

ICC-MAB merupakan agenda tahunan yang dilaksaakan Unesco untuk membahas pembangunan dan pengembangan cagar biosfer sebagai pemulihan ekosistem. Indonesia menjadi tuan rumah negara kelima di luar Prancis. Negara lain yang pernah menjadi tuan rumah yaitu Jeju (Korea Selatan), Dresden (Jerman), Jonkoping (Swedia) dan Lima (Peru).

Jumlah cagar biosfer di dunia saat ini berjumlah sebanyak 669 yang tersebar di 120 negara. Indonesia, kata Enny, sekarang memiliki 11 cagar biosfer.

"Dan sekarang kami mengusulkan 3 cagar biosfer baru. Harapannya disetujui untuk ditetapkan Unesco di Palembang nanti," kata Enny. "Sehingga cagar biosfer tercatat di Unesco dan bertambah menjadi 14."

ICC-MAB Unesco , kata Enny, memberi kesempatan bagi Indonesia untuk membuktikan adanya pengakuan dan peran Indonesia sebagai negara kaya sumber daya alam hayati di dunia. Momen ini, Enny berujar, akan menjadi ajang promosi keunggulan Indonesia.

"Sebagai tuan rumah, Indonesia perlu mengambil peran dengan mengusulkan rekomendasi terkait dengan salah satu nominasi cagar biosfer baru Indonesia, yakni Berbak Sembilang," kata Enny yang juga Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI.






Bukan Indonesia, Keempat Negara Ini Kompak Daftarkan Kebaya Sebagai Warisan UNESCO

10 hari lalu

Bukan Indonesia, Keempat Negara Ini Kompak Daftarkan Kebaya Sebagai Warisan UNESCO

Singapura, Thailand, Brunei dan Malaysia kompak mendaftarkan kebaya sebagai warisan budaya ke UNESCO.


Bertemu Menteri Pendidikan Uzbekistan, Indonesia Usul Pendirian Sekolah Persahabatan

19 hari lalu

Bertemu Menteri Pendidikan Uzbekistan, Indonesia Usul Pendirian Sekolah Persahabatan

Rachmat Gobel mengusulkan pendirian sekolah persahabatan Indonesia-Uzbekistan guna untuk mempererat hubungan kedua negara.


Konservasi Melalui Taman Nasional, Upaya Mencintai Satwa dan Puspa di Indonesia

23 hari lalu

Konservasi Melalui Taman Nasional, Upaya Mencintai Satwa dan Puspa di Indonesia

Konservasi di Indonesia bukan sesuatu yang baru. Sebagian besar kawasan konservasi sudah dibentuk sejak pemerintah Belanda.


Jakarta Jadi Tuan Rumah Kongres Dunia Asosiasi Penerbit Internasional ke-33

25 hari lalu

Jakarta Jadi Tuan Rumah Kongres Dunia Asosiasi Penerbit Internasional ke-33

Kongres dunia Asosiasi Penerbit Internasional (IPA) ke-33 ini merupakan yang pertama kali digelar di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara


Dampak Pemanasan Global, Sejumlah Situs Warisan Dunia Gletser UNESCO Terancam

28 hari lalu

Dampak Pemanasan Global, Sejumlah Situs Warisan Dunia Gletser UNESCO Terancam

Dalam beberapa dekade, pemanasan global bisa menjadi lebih suram jika pemerintah dan penduduk dunia tak mengambil tindakan.


Besok Rayakan Hari Wayang Nasional, Begini Kisah Penetapannya

28 hari lalu

Besok Rayakan Hari Wayang Nasional, Begini Kisah Penetapannya

Ki Manteb Soedharsono pernah mengungkapkan sudah lama ia mengajukan 7 November sebagai Hari Wayang Nasional. Empat tahun lalu kemarin baru ditetapkan.


Hari Wayang Dunia 2022 di ISI Surakarta, Dibuka Ganjar Pranowo dengan Mendalang

29 hari lalu

Hari Wayang Dunia 2022 di ISI Surakarta, Dibuka Ganjar Pranowo dengan Mendalang

Tema yang diusung dalam peringatan Hari Wayang Dunia yang ke-8 ini adalah Mawayang Hayu: Wayang Moderasi dan Keberagaman.


Hari Wayang Nasional: Ragam Jenis Wayang di Indonesia

29 hari lalu

Hari Wayang Nasional: Ragam Jenis Wayang di Indonesia

UNESCO tetapkan wayang sebagai Warisan Mahakarya Dunia yang Tak Ternilai dalam Seni Bertutur pada 7 November 2003, kemudian jadi Hari Wayang Nasional.


Dongkrak Wisatawan ke Sulawesi Selatan, Sandiaga Uno Bakal Geber Promosi Geopark Maros Pangkep

29 hari lalu

Dongkrak Wisatawan ke Sulawesi Selatan, Sandiaga Uno Bakal Geber Promosi Geopark Maros Pangkep

Kawasan Geopark Maros Pangkep ditetapkan sebagai bagian UNESCO Global Geopark juga tak lepas dari peran generasi milenial dan Gen Z.


George Town UNESCO Historic Site, Kota Bersejarah Warisan Multikultural di Malaysia

35 hari lalu

George Town UNESCO Historic Site, Kota Bersejarah Warisan Multikultural di Malaysia

George Town merupakan salah satu kota pusat sejarah di Malaysia.