Rabu, 26 September 2018

Xiaomi Mi A2 Lite dengan Layar Poni Dapat Sertifikasi TENAA

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Xiaomi Mi A2 Lite. Kredit: Phone Arena

    Xiaomi Mi A2 Lite. Kredit: Phone Arena

    TEMPO.CO, Beijing - Xiaomi Mi A2 Lite telah mendapat sertifikasi dari badan regulator Cina, TENAA dan Singapura IMDA, sebagaimana dilaporkan laman Techradar pada Senin, 4 Juni 2018.

    Baca: Baru Dirilis, Skor AnTuTu Xiaomi Mi 8 Sudah Bikin Melongo
    Baca: Rilis, Ini Harga Xiaomi Mi 8
    Baca: Xiaomi Redmi Y2 Muncul di Daftar Geekbench, Ini Spesifikasinya

    Daftar IMDA tidak menjelaskan secara detail mengenai spesifikasi lengkap smartphone tersebut, hanya mengungkap nomor model M1805D1SG yang berakhir menjadi nama Mi A2 Lite. Namun, daftar TENAA mengungkap beberapa spesifikasi dari ponsel pintar itu.

    Mi A2 Lite akan dipersenjatai dengan chipset Snapdragon 625 dengan beberapa pilihan RAM, yakni 2 gigabita (GB), 3GB dan 4GB. Laman Phone Arena melaporkan RAM tersebut digabungkan dengan masing-masing kapasitas memori internal 16GB, 32GB dan 64GB.

    Dari segi desain, ponsel pintar besutan Xiaomi ini akan menampilkan layar melengkung 5,84 inci Full HD+, resolusi 2.280 x 1.080 piksel, dengan aspek rasio 19:9. Mi A2 Lite juga menampilkan layar notch yang mirip dengan Mi 8 yang baru dirilis pekan lalu.

    Xiaomi memasang sensor kamera utama ganda 12 megapiksel dan kamera sekunder dengan lampu kilat LED. Sedangkan di bagian depan, perangkat menggunakan kamera sensor 5 megapiksel. Smartphone ini juga sudah bisa menjalankan sistem Android 8.1 Oreo dengan MIUI 9.

    Didukung baterai 4.000 mAh, Xiaomi Mi A2 Lite sudah terkonfigurasi dengan konektivitas 4G VoLTE, Wi-Fi, Bluetooth, GPS dan audio jack 3,5 milimeter. Perangkat juga memasang pemindai sidik jari di bagian belakang.

    TECHRADAR | PHONE ARENA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Karen Agustiawan Ditahan Karena Akuisisi Pertamina di Blok BMG

    Kejaksaan Agung menahan mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan terkait kasus dugaan korupsi investigasi Pertamina berupa akuisisi aset BMG.