Rabu, 26 September 2018

Cina Luncurkan Jet Tempur Nirawak, Mimpi Buruk Bagi Amerika?

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dark Sword, jet nirawak milik Cina. Dailymail.co.uk

    Dark Sword, jet nirawak milik Cina. Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Cina meluncurkan jet tempur nirawak bernaman Dark Sword dengan kecepatan supersonik. Laman Daily Mail, Rabu, 6 Juni 2018 melaporkan bahwa pesawat tersebut diklaim akan menjadi mimpi buruk bagi sistem pertahanan Amerika.

    Pesawat mematikan itu telah digosipkan selama lebih dari satu dekade. Namun, sebuah foto baru tampaknya menunjukkan gambar penuh dari kendaraan militer Cina. Seorang ahli di Think Tank, perusahaan Inggris yang berbasis di London Royal United Service Institute Justin Bronk telah menganalisis foto-foto pesawat itu. "Desainnya menunjukkan jet itu bisa berpindah dari daerah satu ke daerah lain dengan sangat cepat," ujar Bronk kepada Business Insider.

    Baca juga: Latihan Dekat Daratan Cina, Jet F-16 Taiwan Jatuh

    Sebelumnya, Dark Sword masih menjadi misteri. Namun, para ahli percaya bahwa Dark Sword merupakan sebuah pesawat udara nirawak (UAV) yang mampu terbang seperti jet tempur. Pesawat dapat memberi keuntungan besar bagi Cina, apalagi jika militernya mampu memproduksi pesawat secara massal, karena memperluas armada tempurnya tanpa melatih pilot.

    Gambar yang bocor melalui media di Cina beberapa hari lalu itu menunjukkan sebuah pesawat berwarna hitam pekat. Pesawat dilengkapi dengan ventilasi yang menghadap ke depan yang menjadi ciri khas jet supersonik. "Jika diproduksi dalam jumlah besar, pesawat bisa mengalahkan rudal Amerika, dan diperkirakan menjadi pejuang yang efektif." kata Bronk.

    Baca juga: Begini Satelit Meteorologi Cina Mengorbit Bumi

    Dark Sword dapat melakukan perjalanan dengan kecepatan hingga 740 mil per jam (1.190 kilometer per jam), kecepatan itu belum pernah ada sebelumnya untuk pesawat militer nirawak. Kecepatan tertinggi saat ini untuk pesawat layanan nirawak adalah sekitar 300 mil per jam (482 kilometer per jam), dicapai oleh drone MQ-9 Reaper Amerika.

    Dark Sword, kata Bronk, mewakili filosofi desain yang sangat berbeda dari rencana tempur nirawal milik Amerika. Pesawat tempur itu telah memulai debutnya di Zhuhai Airshow di provinsi Guangdong China selatan pada 2006.

    Baca juga: Inilah Jet Buatan Honda yang Diklaim Paling Irit

    Simak artikel menarik lainnya tentang jet tempur nirawak milik Cina hanya di kanal Tekno Tempo.co.

    DAILY MAIL | BUSINESS INSIDER


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Karen Agustiawan Ditahan Karena Akuisisi Pertamina di Blok BMG

    Kejaksaan Agung menahan mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan terkait kasus dugaan korupsi investigasi Pertamina berupa akuisisi aset BMG.