Senin, 22 Oktober 2018

Gempa Zona Sesar Bayah Goyang Sekitar Gunung Salak

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gempa. geo.tv

    Ilustrasi gempa. geo.tv

    TEMPO.CO, Bandung - Pergerakan zona Sesar Bayah menimbulkan gempa tektonik bermagnitudo 3,6. Lindu terjadi pada Sabtu malam, 23 Juni 2018, pukul 23.30 WIB. Berpusat di darat, gempa terasa di wilayah sekitar Gunung Salak.

    Baca: Gempa Langka Muncul dari Laut Jawa

    Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan titik sumber gempa atau episenter terletak pada koordinat 6,72 lintang selatan dan 106,57 bujur timur.

    "Tepatnya di darat pada jarak 27 kilometer arah barat daya Kota Bogor dengan kedalaman sumber gempa (hiposenter) 4 kilometer," kata Daryono, Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, lewat keterangan tertulis, Sabtu malam.

    BMKG memastikan gempa kerak dangkal itu dipicu oleh aktivitas sesar aktif di zona Sesar Bayah. Dampak gempa dirasakan oleh beberapa warga di sekitar Gunung Salak, seperti di daerah Ciampea, Pamijahan, Gunung Bunder, Cimapang, Gunungpicung, Puraseda, dan Palasari.

    Intensitas gempa ini berskala II MMI (Modified Mercalli Intensity). "Gempa ini, meski dirasakan guncangannya, belum berpotensi merusak," ujar Daryono.

    Gempa ini merupakan gempa susulan setelah lindu sebelumnya pada pukul 21.10 WIB. Saat itu, gempa juga dirasakan warga dengan skala intensitas II MMI.

    Hingga lewat tengah malam, gempa susulan nihil. BMKG meminta masyarakat tetap tenang karena gempa bumi yang terjadi bermagnitudo kecil. Dampaknya tidak sampai menimbulkan kerusakan bangunan atau membahayakan warga.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.