Minggu, 22 Juli 2018

Waspada, Smartphone Anda Dapat Merekam Kegiatan Tanpa Izin

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang seniman asal Belanda, Levend Theater, berselfie sebelum tampil dengan karakter Malaikat dalam acara Festival Patung Hidup Internasional di Bucharest, Rumania, 22 Mei 2018. AP

    Seorang seniman asal Belanda, Levend Theater, berselfie sebelum tampil dengan karakter Malaikat dalam acara Festival Patung Hidup Internasional di Bucharest, Rumania, 22 Mei 2018. AP

    TEMPO.CO, Boston - Banyak orang menduga smartphone mereka dapat merekam suara dan percakapan tanpa izin. Hasil rekaman tersebut pun diduga dikirim ke pengiklan, hingga nantinya smartphone pengguna akan dibombardir iklan sesuai apa yang mereka bicarakan.

    Baca: Xiaomi Pastikan MIUI 10 di 28 Smartphone, Ini Daftarnya
    Baca: Smartphone Nokia Bakal Bisa Jalankan Android P Mulai Agustus

    Untuk membuktikan dugaan ini, beberapa akademisi komputer di Northeastern University, Boston, Massachusetts, AS pun melakukan penelitian.

    Mereka melakukan eksperimen terhadap lebih dari 17.000 aplikasi populer di Android untuk melihat adanya penggunaan mikrofon smartphone yang merekam suara tanpa izin. Dilansir Gizmodo, 3 Juli 2018, penelitian tersebut dilakukan selama setahun dan dimulai sejak tahun lalu.

    Dari penelitian tersebut, hasilnya nihil. Tak ada perekaman suara tanpa izin. Tapi, alih-alih merekam suara, mereka menemukan fakta yang tak kalah mengerikannya: aktivitas di layar smartphone Anda direkam dan dikirim ke pihak ketiga.

    Dari total 17.260 aplikasi yang diamati, lebih dari 9.000 memiliki izin untuk mengakses kamera dan mikrofon. Dengan demikian, tentu ada potensi untuk mendengar pembicaraan pemilik smartphone.

    Dengan 10 smartphone Android, para peneliti menggunakan program otomatis untuk berinteraksi dengan masing-masing aplikasi tersebut dan menganalisis aktivitas yang dihasilkan. Mereka mencari file media yang dikirim secara khusus, terutama ketika ada pengiriman ke pihak yang tidak diinginkan.

    Praktek-praktek janggal yang akhirnya mereka temukan adalah pengiriman screenshot dan rekaman video dari kegiatan orang dalam aplikasi ke pihak ketiga. Sebagai contoh, ketika salah satu smartphone menggunakan aplikasi dari GoPuff (jasa pengiriman makanan di Boston, AS), interaksi pengguna dengan aplikasi direkam dan dikirim ke domain yang berafiliasi dengan Appsee, perusahaan analisis seluler. Video ini menyertakan rekaman layar saat pengguna memasukkan informasi pribadi seperti kode pos.

    Meski telah menemukan fakta ini, pihak peneliti mengungkapkan penelitian ini masih memiliki keterbatasan, sehingga mereka tak membuat klaim bahwa smartphone Anda tak bisa merekam suara tanpa izin. Sebab, seperti dilansir The Verge, 3 Juli 2018, dengan digunakannya sistem otomatis untuk pengujian aplikasi, hasilnya mungkin berbeda jika dilakukan oleh manusia secara langsung. Sistem otomatis juga bisa saja melewatkan audio yang diproses secara lokal di smartphone. Tapi, tak ada salahnya untuk lebih waspada bukan?

    Simak artikel lainnya tentang smartphone di kanal Tekno Tempo.co.

    GIZMODO | THE VERGE | MUHAMMAD ABI MULYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bulan Juli Ada Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat

    Tanggal 15 Juli adalah Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat. Ronald Reagan menetapkan bulan Juli sebagai hari minuman yang disukai tua muda itu.