Seleksi Mandiri Unpad Sediakan 650 Kursi Sarjana Terapan D-4

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kantor Rektor Universitas Padjajaran Jatinangor. Universitas Padjadjaran merencanakan akan membangun Taman Sains dan Teknologi di sebelah utara Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor. Sumber : unpad.ac.id KOMUNIKA ONLINE

    Kantor Rektor Universitas Padjajaran Jatinangor. Universitas Padjadjaran merencanakan akan membangun Taman Sains dan Teknologi di sebelah utara Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor. Sumber : unpad.ac.id KOMUNIKA ONLINE

    TEMPO.CO, Bandung - Selain menerima mahasiswa baru dari jalur Seleksi Nasional dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN dan SBMPTN), Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka seleksi jalur mandiri. Bertajuk Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP), jalur itu menyediakan 650 kursi program Sarjana Terapan atau D-4.

    Baca: Jumlah Mahasiswa Baru Bidikmisi Unpad dan Unair Jalur SBMPTN 2018

    Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad Ade Kadarisman mengatakan, ada enam program studi D-4 yang dibuka. Pilihan bagi peminat yaitu Akuntansi Perpajakan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan daya tampung 120 orang, Administrasi Pemerintahan juga Administrasi Publik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Daya tampungnya masing-masing sama 150 orang.

    Kemudian ada Bahasa dan Budaya Tiongkok di Fakultas Ilmu Budaya dengan kuota 50 orang, serta Manajemen Produksi Media di Fakultas Ilmu Komunikasi yang akan menerima 150 pendaftar. Adapun Program Studi Kebidanan di Fakultas Kedokteran Unpad hanya menerima 30 orang.

    Pendaftaran secara online dibuka sejak 12 April hingga akan ditutup semenit sebelum tengah malam 20 Juli 2018. Pengumuman kelulusan akan disampaikan pada 30 Juli 2018. Biaya pendaftaran D-4 kelompok Sosial Humaniora sebesar Rp 350 ribu, khusus Kebidanan Rp 500 ribu.

    Seleksi peserta SMUP menggunakan hasil nilai Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). "Ujian tertulis untuk semua seleksi D-4 tidak ada, tapi untuk pendaftar Kebidanan ada tes wawancara," ujar Ade, Jumat, 6 Juli 2018.

    Khusus Kebidanan, persyaratan umumnya harus berkewarganegaraan Indonesia, lulusan SMA jurusan IPA, serta melampirkan skor TOEFL internasional atau dari institusi Pendidikan Pemerintah, seperti Unpad, ITB, atau kampus negeri lain.

    Adapun persyaratan khusus bagi calon mahasiswa Kebidanan antara lain, tinggi badan 155 sentimeter, memiliki hasil tes kesehatan dan tidak buta warna dari keterangan instansi kesehatan pemerintah.

    Selain itu peminat harus memiliki hasil tes laboratorium, tidak HIV, dan hasil tes dari Departemen Ilmu Kesehatan Jiwa Fakultas Kedokteran Unpad di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

    Menurut Ade, jumlah peminat Diploma 4 Unpad pada 2016 sebanyak 6.171 orang pada pilihan program studi pertama, dan pilihan kedua sebanyak 5.716 orang. Sementara pada 2017, pilihan pertama 2.918 orang dan 2.568 orang pilihan kedua.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?