Bangun Smart City, Padang Pariaman Kembangkan Kawasan Tarok

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rencana pembangunan kawasan terpadu Tarok City yang berbasis smart city. Kredit: Pemkab Padang Pariaman

    Rencana pembangunan kawasan terpadu Tarok City yang berbasis smart city. Kredit: Pemkab Padang Pariaman

    TEMPO.CO, Singapura - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengembangkan kawasan terpadu Tarok City sebagai salah satu upaya implementasi program smart city yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

    Baca: Padang Pariaman Gandeng Dassault Systemes Bangun Smart City

    "Pemerintah akan membangun fasilitas pendidikan dan kesehatan di kawasan  Tarok City. Ada empat universitas dibangun di kawasan seluas 700 hektare," ujar Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pengembangan smart city oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan perusahaan teknologi Dassault Systemes di Singapura, Senin 9 Juli 2018.

    Pembangunan kawasan terpadu Tarok City yang berbasis smart city. Kredit: Pemkab Padang Pariaman

    Ali mengatakan dengan penandatanganan nota kesepahaman tersebut, pemerintah bisa melakukan perencanaan pengembangan smart city secara matang dan secara bertahap mengalokasikan pendanaannya.

    Menurut Ali, kawasan terpadu Tarok merupakan satu-satunya di Indonesia yang memiliki empat universitas, rumah sakit, dan fasilitas lainnya di satu kawasan terpadu di Indonesia. Rencana tersebut, tambahnya, telah mendapatkan dukungan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi.

    Ali menambahkan, untuk pelaksanaan program smart city sendiri, Pemerintah Padang Pariaman telah mengalokasikan hampir Rp 20 miliar di tahun 2018. "Anggaran itu dialokasikan untuk pembangunan jaringan internet. Nantinya semua tingkat RT, lurah akan memiliki jaringan internet. Warga juga bisa mendaftar e-KTP dari rumah," ujarnya.

    Masaki Sox Konno, Direktur Pelaksana Dassault Asia Pasifik Selatan, mengatakan kerja sama pengembangan smart city di Padang Pariaman akan dimulai dari digitalisasi dokumentasi pemerintah daerah.

    Konno menambahkan, untuk infrastruktur, Dassault Systemes akan membantu dalam perencanaan, pengembangan, dan pengoperasiannya. "Kami memiliki teknologi dari skala besar hingga kecil. Kami telah bekerja sama mengembangkan smart city dengan kota-kota Indonesia, seperti Makassar, Surabaya, Jakarta," ujarnya.

    Simak artikel lain tentang pengembangan smart city Padang Pariaman di Kanal Tekno Tempo.co.

    ERWIN ZACHRI (Singapura)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.