Kamis, 20 September 2018

Ini Alasan BCA Lakukan Digitalisasi

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja sedang membersihkan logo bank BCA di Jl. Jend Sudirman, Jakarta, Jum'at (26/12). BI menilai industri perbankan tidak perlu mengerem penyaluran kredit di sektor properti pada 2009 meskipun pertumbuhan ekonomi tidak terlalu besar. TEMPO/Wahyu S

    Pekerja sedang membersihkan logo bank BCA di Jl. Jend Sudirman, Jakarta, Jum'at (26/12). BI menilai industri perbankan tidak perlu mengerem penyaluran kredit di sektor properti pada 2009 meskipun pertumbuhan ekonomi tidak terlalu besar. TEMPO/Wahyu S

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan perbankan Bank Central Asia (BCA) akan melakukan digitalisasi pada berbagai fasilitasnya lewat kemitraan dengan perusahaan teknologi Avaya. Digitalisasi ini merupakan bentuk transformasi BCA untuk menghadapi perubahan-perubahan seiring berkembangnya teknologi.

    Nathalya Wani Sabu, Head of Digital Services BCA mengatakan, alasan BCA mulai menggunakan teknologi digital adalah karena persaingan yang sudah berubah. “Dulu BCA saingannya bank, sekarang fintech, startup,” ujar Wani, Kamis, 12 Juli 2018 pada kegiatan Media Brief Avaya, Ritz Carlton, Jakarta Selatan.

    Baca juga: BCA Berencana Akuisisi 2 Bank Kecil, Siapa Mereka?

    Wani kemudian memberi contoh transformasi yang terus dilakukan pada layanan HaloBCA. Ia menjelaskan, awalnya HaloBCA merupakan call center, lalu menjadi contact center, solution center, engagement center, relationship center, hingga sekarang menjadi center of digital dari bank BCA.

    Wani juga menjelaskan digitalisasi BCA dilakukan berdasarkan perubahan perilaku konsumen. “Customer sekarang sudah generasi digital,” kata Wani.

    Baca juga: BCA Optimistis Kredit Tumbuh Dua Digit Tahun Ini

    BCA memang beberapa kali melakukan pembaruan di bidang teknologi. Salah satu yang terakhir dikembangkan adalah VIRA, Virtual Assistant yang digunakan untuk membalas chat dari customer. Penggunaan VIRA memungkinkan pengiriman balasan chat kepada pelanggan dalam kurang dari dua menit.

    Lebih jauh, Wani mengatakan, digitalisasi akan terus dilakukan secara bertahap. "Harus step by step. Nasabah kita dari berbagai generasi, kalau langsung (berubah menjadi digital) nanti kaget."

    Baca juga: Beredar Surat Pemblokiran Rekening, Ini Penjelasan BCA

    Simak kabar terbaru dari BCA hanya di kanal Tekno Tempo.co.

    MUHAMMAD ABI MULYA | AMB


  • BCA
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Memecahkan Rekor Dunia di Berlin Marathon

    Eliud Kipchoge, pelari Kenya, memecahkan rekor dunia marathon dengan waktu 2 jam 1 menit dan 39 dalam di Marathon. Menggulingkan rekor Dennis Kimetto.