Gerhana Bulan Total Terlama, 5 Planet Ini Bisa Dilihat dari Bumi

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto klase saat fase terjadinya fenomena gerhana bulan. TEMPO/Eka Novianto

    Foto klase saat fase terjadinya fenomena gerhana bulan. TEMPO/Eka Novianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Gerhana bulan total terlama yang akan terjadi pada Sabtu dinihari, 28 Juli 2018, juga akan menampilkan fenomena antariksa unik, yakni lima planet akan terlihat dari bumi.

    Baca juga: Gerhana Bulan Juli 2018 Bisa Dilihat dengan Mata Telanjan

    Seperti dilansir laman Express.co.uk, Senin, 23 Juli 2018, kelima planet tersebut adalah Mars, Merkurius, Venus, Jupiter, dan Saturnus. Agar dapat melihatnya, Anda disarankan menjadikan bulan sebagai acuan.

    "Fenomena ini disebut penyelarasan planet," ujar David Reneke, astronom dari Mid North Coast Astronomy. Dia menjelaskan, fenomena ini sedang berada di sisi matahari.

    Namun, menurut Reneke, Planet Merah-lah yang akan terlihat paling terang. Sebab, Mars berada paling dekat dengan bulan.

    Baca juga: 20 Titik Lokasi Pengamatan Gerhana Bulan Total 2018 oleh BMKG

    Fenomena ini, kata Reneke, terjadi setiap 35 ribu tahun sekali. Menariknya, fenomena ini bisa diamati dengan mata telanjang meski hanya tampak seperti bintang. Terakhir, Mars berada di dekat bulan pada 34 ribu tahun lalu.

    Di kalangan astronom, posisi Mars dekat dengan bulan ini kerap disebut dua bulan. "Saat cahaya purnama mulai redup dan bulan mulai merah, lihat bintang terang kemerahan di sisi kiri," ujar Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, kemarin. "Itu Mars yang juga sedang purnama dan terlihat lebih terang."

    Selain gerhana bulan dan Mars yang lebih terang, ada fenomena alam hujan meteor Aquarid, yang berasal dari rasi bintang Aquarius. "Di atas bulan yang sedang gerhana akan ada pancaran hujan meteor. Jumlahnya 20 meteor per jam," kata Thomas.

    Baca juga: 5 Fakta Menarik Soal Gerhana Bulan Juli 2018

    Gerhana bulan total terlama pada 28 Juli 2018 termasuk peristiwa spesial karena menjadi gerhana terlama dengan waktu 103 menit. Fenomena itu secara utuh dan sebagian bisa disaksikan dari seluruh penjuru Indonesia.

    Gerhana bulan terlama ini termasuk fenomena langit langka. Gerhana berikutnya baru akan terulang lagi mulai 2123 selama 106 menit tapi tidak bisa disaksikan di Indonesia.

    Baca juga: Kenapa Durasi Gerhana Bulan 28 Juli Bisa Lama? Ini Penjelasannya

    Simak artikel menarik lainnya tentang gerhana bulan total terlama hanya di kanal Tekno Tempo.co.

    EXPRESS.CO.UK | AMB


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.