Selasa, 14 Agustus 2018

Catat Tanggalnya, Minggu Ini Puncak Hujan Meteor Perseid

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan hujan meteor dari makam abad pertengahan di Radmilje, Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina, 12 Agustus 2016. Keindahan hujan meteor Perseid terlihat jelas di kawasan ini. REUTERS/Dado Ruvic

    Pemandangan hujan meteor dari makam abad pertengahan di Radmilje, Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina, 12 Agustus 2016. Keindahan hujan meteor Perseid terlihat jelas di kawasan ini. REUTERS/Dado Ruvic

    TEMPO.CO, Jakarta- Puncak hujan meteor perseid akan terjadi pada 12 Agustus pukul 03.00 WIB sampai 13 Agustus pukul 15.00 WIB. Di malam puncak, diperkirakan ada 110 meteor akan melintas setiap jam, sebagaimana dilansir laman Langit Selatan.

    Baca: Hujan Meteor Perseid Akan Terjadi pada 12 Agustus
    Baca: Bagaimana Hujan Meteor Perseid Terjadi?

    Peneliti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Rhorom Priyatikanto, mengatakan hujan meteor perseid sebenarnya sudah terjadi sejak 17 Juli dan akan berakhir pada 24 Agustus 2018.

    "Pada puncaknya, diperkirakan ada 50 sampai 75 meteor per jam," ujarnya saat dihubungi melalui pesan singkat, Senin 6 Agustus 2018.

    Hujan meteor tersebut berasal dari debu komet Swift-Tuttle. Disebut perseid, kata Rhorom, karena hujan meteor ini memancar dari dekat rasi perseus di sebelah utara.

    Rasi Perseus baru akan terbit setelah lewat tengah malam yakni pukul 01.00 WIB. Pada saat bulan sedang dalam fase bulan baru dan sudah terbenam sejak Matahari terbenam.

    "Untuk lokasi pengamatan, disarankan yang bebas polusi cahaya dan pengamat bisa menyaksikan banyak cahaya," lanjut dia.

    Langit gelap merupakan kondisi yang sangat tepat untuk melakukan perburuan meteor mulai tengah malam sampai saat fajar menyingsing. Rasi Perseid akan terbit di arah timur laut.

    Meskipun puncak hujan meteor perseid terjadi 12-13 Agustus, pengamat sudah bisa menikmati intensitas meteor yang cukup banyak sejak 2-3 hari sebelum dan sesudah malam puncak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia Polii dan Apriani Rahayu Ingin Sejarah Baru di 2018

    Setelah Nitya Krishinda cedera, pasangan atlet bulu tangkis ganda putri Greysia Polii dan Apriani Rahayu menjadi unggulan di Asian Games 2018 nanti.