Selasa, 14 Agustus 2018

Liga Esport Pertama di Indonesia: Tokopedia Battle of Friday

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perkakas Ideal Atlet E-Sport

    Perkakas Ideal Atlet E-Sport

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia Esport Premier Leauge (IESPL) bekerja sama dengan Tokopedia menggelar Tokopedia Battle of Friday (TBoF), sebuah lomba bermain games PC dan mobile  tingkat nasional.

    Baca: Formula 1 Luncurkan Kejuaraan Dunia eSports

    Pesertanya berasal dari seluruh Indonesia dan bertanding tiap Jumat memperebutkan hadiah senilai Rp 1,9 miliar.

    Games yang dipertandingkan dalam liga ini adalah Counter Strike Global offensive, Dota 2, Point Blank, dan Mobile legend. Pertandingan dimulai Jumat, 10 Agustus 2018 sampai dengan 25 Januari 2019.

    Namun, liga ini akan diberhentikan sementara selama Asian Games berlangsung.

    “Selama 12 minggu mereka terus bertanding selain untuk menghibur masyarakat juga menjadi wadah untuk mengembangkan komunitas fans mereka," kata Giring Ganesha, penyanyi Nidji, yang kini menjadi Presiden ESPL.

    Giring juga menjelaskan bahwa para pemain yang bertanding dalam liga ini berpotensi dipertandingkan di liga esport lingkup internasional.  

    "Liga ini sangat menguntungkan bagi ke-12 tim di mana mereka bisa terus sparing dengan lawan yang sama kuatnya at the same time mereka juga menambah pengalaman," ujar Giring.

    William Tanuwijaya, CEO Tokopedia dalam keterangan tertulisnya juga mengatakan bahwa liga ini merupakan liga Esport pertama di Indonesia.  “TBoF adalah panggung baru pemain games profesional di Indonesia menunjukkan kebolehannya,” tambahnya.

    IESPL sendiri merupakan organisasi yang bergerak di bidang penyelenggaraan turnamen Esport. Industri esport memang akhir-akhir ini kian popular dan pertumbuhannya sangat signifikan.

    Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang mendatang bahkan memasukkan esport sebagai salah satu cabang olahraga. “Esport membesar banget karena sekarang kebiasaan orang melompat, from pc to mobile, from single to multiplayer, dan terakhir shifting dari play to just watching," kata Giring

    M. ISA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia Polii dan Apriani Rahayu Ingin Sejarah Baru di 2018

    Setelah Nitya Krishinda cedera, pasangan atlet bulu tangkis ganda putri Greysia Polii dan Apriani Rahayu menjadi unggulan di Asian Games 2018 nanti.