Kamis, 15 November 2018

LINE Bikin LINE Creators Market untuk Dukung Animator Tanah Air

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Aplikasi Line. REUTERS/Yuriko Nakao

    Logo Aplikasi Line. REUTERS/Yuriko Nakao

    TEMPO.CO, Jakarta - LINE Indonesia mendukung animator lokal melalui platform LINE Creators Market. Sehingga, stiker karya lokal sudah mulai merambah ke pasar internasional seperti Milk and Mocha, Neneng Gresek, dan Njul Njel, dan mampu bersaing dengan karakter IP internasional.

    Baca juga: Berminat Terjun di Bidang Animasi? Ini 5 Langkah Menjadi Animator

    Salah satu tipe stiker yang makin digemari para pengguna di Indonesia adalah stiker lokal. Hal itu tidak luput dari peran para kreator lokal yang terus berinovasi dan aktif mengunggah di platform kreator milik LINE, LINE Creators Market. Untuk menambah ragam tren stiker lokal, LINE baru saja meluncurkan stiker bertemakan nama-nama populer di Indonesia.

    "Kami melihat bahwa stiker yang dibuat berdasarkan nama-nama populer akan sangat cocok untuk diluncurkan di Indonesia. Stiker nama ini akan membuat komunikasi menjadi lebih personal dan dekat, seakan stiker ini dibuat khusus untuk sang pemilik nama," ujar Strategic Partnership dan B2C Director LINE Indonesia Revie Sylviana, dalam keterangan tertulis, 20 Agustus 2018.

    Baca juga: Animator Bobby Chiu: CTN Animation Expo Mempermalukan Seniman

    Stiker LINE yang mengandung nama-nama populer sebelumnya telah diluncurkan di Thailand dan Jepang dan diterima dengan baik oleh para pengguna LINE di negara tersebut. Dalam proses pembuatan stiker, LINE sebelumnya mengadakan survei untuk mencari nama yang populer di Indonesia.

    Setelah mendapatkan nama populer, LINE merangkul para kreator lokal lewat platform LINE Creators Market dengan mengajak para kreator untuk membuat ide stiker nama tersebut. Telah terpilih beberapa kreator lokal yang karya stikernya sudah bisa diunduh para pengguna mulai 10 Agustus lalu.

    "Banyak pengguna kami yang didominasi generasi muda, pasti akan mencari nama masing-masing dan berlomba untuk mengirimkan stiker dengan nama mereka ke teman-temannya. Sehingga komunikasi menjadi semakin erat dan seru," tambah Revie. "Ada ribuan stiker yang berisi ratusan ragam nama yang bisa dipilih para pengguna."

    Baca juga: Mau Tahu Sejarah Animasi? Datangi Museum Keren Ini

    Stiker tersebut diharapkan dapat membuat komunikasi pengguna semakin personal dan menyenangkan. Sebelumnya, stiker karya kreator lokal lain seperti stiker kata-kata slang, humor lokal dan dialek lokal telah berhasil menembus angka pembelian lebih dari 200.000 sejak Januari 2018. Dan selalu menduduki peringkat top rank di platform LINE Creators Market.

    Karya kreator lokal seperti Milk and Mocha karya Melani Setyowati Santoso, Neneng Gresek karya Junaidi, serta Njul Njel karya Junairdi Satyanagara, berhasil menarik perhatian masyarakat luar Indonesia, terbukti dengan diluncurkannya karakter-karakter ini di Thailand. Karakter tersebut langsung menduduk top 3 dan berhasil bersaing dengan karakter IP internasional lainnya.

    "Kualitas kreator kita tidak kalah dengan karakter IP internasional lainnya. Sebelumnya, pasar Indonesia banyak didominasi oleh karakter IP internasional. Melalui platform LINE Creators market, kami ingin mendorong semangat kreator lokal untuk terus berkreasi menghadirkan stiker yang unik untuk bisa diluncurkan di pasar Internasional," lanjut Revie.

    Menurut Revie, per-tanggal 14 Agustus 2018, karakter Neneng Gresek bahkan berhasil menduduk peringkat pertama top stiker di Thailand. Karena mendapatkan permintaan yang tinggi, stiker Neneng Gresek, Milk and Mocha dan Njul Njel juga akan dirilis di negara Taiwan dan Jepang.

    Baca juga: Asyiknya LINE TODAY Movie, Fitur untuk Penikmat Film

    LINE Creators Market telah menghasilkan banyak cerita sukses di mana para kreator dapat berkarya sekaligus menghasilkan. Banyak kreator yang sudah menjadikan passion-nya sebagai sumber penghasilan yang memenuhi kebutuhan primer hingga tersier. "Bahkan memiliki penghasilan puluhan hingga ratusan juta rupiah per bulan," kata dia.

    Dengan tingginya permintaan stiker lokal, LINE Indonesia berharap bisa membawa lebih banyak lagi karya kreator lokal ke negara pasar utama LINE, seperti Thailand, Taiwan dan Jepang. Kesempatan yang sama sangat terbuka untuk para kreator di seluruh Indonesia.

    Baca juga: Kembangkan Bisnis Cryptocurrency, LINE Pakai Platform Blockchain

    Simak artikel menarik lainnya tentang LINE Creators Market dan kabar terbaru tentang animator lokal hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pokemon Hidup Dalam Detektif Pikachu

    Hollywood baru saja mengadaptasi karakter favorit dunia dari kartun Pokemon, Pikachu, ke dalam film layar lebar.