Gempa Lombok Bergeser ke Timur, Ini Kata Pakar Gempa LIPI

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengungsi korban gempa bumi menjemur sisa nasi di tempat pengungsian di Desa Kayangan, Kayangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Sabtu, 11 Agustus 2018. ANTARA/Zabur Karuru.

    Pengungsi korban gempa bumi menjemur sisa nasi di tempat pengungsian di Desa Kayangan, Kayangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Sabtu, 11 Agustus 2018. ANTARA/Zabur Karuru.

    TEMPO.CO, Bandung - Rangkaian gempa Lombok berdasarkan data tampak mengarah ke timur. Para ahli gempa masih mempelajari fenomena gempa Lombok ini yang membuat bingung pada beberapa kejadian.

    Baca: Pakar LIPI: Sumber Gempa Lombok Satu Sesar, Beda Segmen
    Baca: BMKG: Gempa Kuat Lombok Tergolong Gempa Kembar

    Soal arah pergerakan Gempa Lombok berikutnya apakah bakal menerus ke Sumbawa atau daerah lain, potensinya ada, namun mustahil diprediksi.

    Pakar gempa dari Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Bandung Danny Hilman Natawidjaja mengatakan, pergeseran gempa Lombok mengarah ke timur.

    Dari sumber gempa di darat, belakangan telah menyeberang ke laut. Gempa kuat terbaru itu ikut mengguncang Sumbawa Barat.

    Pergeseran arah gempa ke timur Lombok juga diakui Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono. Pergeseran itu bahkan ditandai oleh sumber gempa baru pada Ahad, 19 Agustus 2018. "Bukan lagi susulan gempa 5 Agustus lalu," katanya, Senin, 20 Agustus 2018.

    Danny Hilman memperkirakan, rentetan gempa di Lombok sepertinya bakal berakhir. Lantas, apakah gempa selanjutnya akan bergeser ke Pulau Sumbawa? "Siapa pun tidak ada yang bisa memastikan," kata Danny, Senin, 20 Agustus 2018.

    Namun jika mengacu pada sumber gempa yang sama yaitu Sesar Naik Flores, potensi lindu di bagian timur Lombok terbuka. "Sesarnya memanjang sampai Alor, Pulau Wetar," kata Danny.

    Sejauh ini, para peneliti gempa belum banyak mengetahui pola dan riwayat gempa di Nusa Tenggara Barat dan Timur. "Karena belum banyak diteliti," kata Danny.

    Namun untuk kewaspadaan, ia meminta warga untuk memeriksa kondisi bangunan, bagaimana kekuatan dan perkiraan bagian lemahnya jika diguncang gempa. Barang yang berat pun perlu dipindahkan agar aman bagi penghuni rumah.

    Simak artikel lainnya tentang gempa Lombok di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.