Inilah Robot untuk Terapi Autisme

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Robot untuk Terapi Autis. Kredit: Techcrunch

    Robot untuk Terapi Autis. Kredit: Techcrunch

    TEMPO.CO, Luxemburg - Sebuah robot cilik bernama QTrobot dari LuxAl dapat mengambil peran sebagai terapis, orangtua, dan anak autis. Robot yang memiliki fitur wajah LCD dan lengan robotic ini akan membantu anak autis yang kurang nyaman berinteraksi dengan manusia dan membuat mereka nyaman selama masa terapi.

    Baca: Robot Sophia Ikut Konferensi Industri, Ini Prediksinya
    Baca: Robot ROV Bawah Air Milik BPPT Berhasil Diangkat dari Danau Toba

    Proyek ini digagas oleh LuxAI, dari University of Luxemburg. Mereka akan mempresentasikan proyek tersebut pada RO-MAN 2018  akhir bulan ini.

    Co-founder projek ini, Aida Nazarikhorram mengatakan bahwa robot ini memiliki kemampuan untuk menciptakan segitiga interaksi antara terapis manusia, robot, dan anak.

    “Anak akan langsung berinteraksi dengan pendidik atau terapis untuk bertanya tentang robot atau memberikan umpan balik tentang perilakunya,” tambahnya.

    Menariknya, robot bisa dikatakan lebih baik daripada menggunakan aplikasi atau tablet sebagai alat bantu, karena robot wujudnya terlihat jelas.

    Para peneliti menemukan bahwa robot dapat  menarik perhatian anak dan meningkatkan pembelajaran, terutama jika dibandingkan dengan aplikasi iPad/pendidikan standar. Dengan kata lain anak-anak bisa bermain dengan tablet dan bekerja dengan robot.

    Robot terapis ini mandiri dan mudah diprogram. Ia dapat berjalan berjam-jam pada suatu waktu dan sudah tersedia kamera 3D dan Full Processor.

    Para peneliti menemukan bahwa robot ini tidak menjadi fokus terapi, tetapi malah membantu terapis terhubung dengan pasien. Tentu saja hal ini adalah hasil yang sangat baik untuk sepotong teknologi yang sangat bagus (juga imut tentunya).

    TECHCRUNCH | TECH TIMES | MUHAMMAD ISA

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.