Senin, 24 September 2018

Vivo Isyaratkan Bawa NEX ke Indonesia, NEX A atau S?

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vivo NEX S. Kredit: Youtube/Engadget

    Vivo NEX S. Kredit: Youtube/Engadget

    TEMPO.CO, Jakarta - Vivo telah memperkenalkan ponsel flagship miliknya, Vivo NEX, di Cina dan telah diumumkan untuk hadir di sejumlah negara pada akhir Juli.

    Baca: Review Vivo V9 6GB: Lebih Ngebut, Skor AnTuTu 140 Ribu
    Baca: Vivo Kenalkan Vivo V9 6GB

    Saat disinggung mengenai kehadiran NEX di Indonesia, Product Manager Vivo Mobile Indonesia, Jason Fanjaya, mengisyaratkan bahwa perangkat tersebut akan masuk ke Indonesia.

    “Itu tidak menutup kemungkinan buat launching, tapi saya tidak bilang NEX ke berapa. (Ada) NEX A dan NEX S, yang paling tinggi NEX S,” ujar Jason, dalam temu media di Jakarta, Senin.

    Dilansir dari GSM Arena, Vivo NEX A mengusung layar 6,59 inci, dengan kamera ganda belakang 12MP + 5MP dan kamera selfie 8MP. Ponsel tersebut dibekali Snapdragon 710 dengan RAM 6GB dan ROM 128GB.

    Sementara, Vivo NEX S memiliki layar 6,59 inci dengan kamera ganda belakang 12MP + 5MP dan selfie 8MP. Perangkat tersebut dipersenjatai Snapdragon 845 dengan RAM 8GB dan ROM 128/256 GB.

    Untuk memasukkan produk globalnya ke pasar Indonesia, Vivo selalu mempertimbangkan kesiapan konsumen. “Ada pasar, dan tidak menutup kemungkinan banget,” kata Jason.

    Untuk saat ini, Jason mengatakan bahwa Vivo masih fokus pada V11 Pro yang akan diluncurkan pada 12 September mendatang.

    “Kita masih fokus di V11 Pro bagaimana caranya disesuaikan dengan harga dan segmen yang tepat, makanya teknologi yang ada di NEX kita bawa ke sini (Vivo V11 Pro),” ujar Jason.

    “Jadi, kita siap di harga yang semua orang bisa beli,” tambah dia.

    Simak artikel lainnya tentang Vivo di kanal Tekno Tempo.co.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kampanye Imunisasi MR Fase 2 Luar Jawa Masih di Bawah Target

    Pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2 menargetkan hampir 32 juta anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 28 provinsi di luar Pulau Jawa. Hingga 10 Sep