Senin, 22 Oktober 2018

WHO Rilis Daftar Negara Termalas di Dunia, Ini 20 Teratas

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi lomba lari maraton. (foxnews.com)

    Ilustrasi lomba lari maraton. (foxnews.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis sebuah laporan baru tentang tingkat aktivitas fisik di seluruh dunia dan mengungkap 20 negara termalas di dunia saat ini, sebagaimana dikutip Daily Mail, 5 September 2018.

    Baca: WHO Sebut Anak Kecanduan Game Masuk Kategori Gangguan Mental

    Kuwait memiliki tingkat aktivitas fisik terendah dengan 67 persen penduduknya gagal mencapai target yang direkomendasikan. Di ujung lain skala, hanya 5,5 persen orang di Uganda yang tidak cukup berolahraga untuk menjaga kesehatan mereka.

    20 Negara Termalas (% gagal capai target)

    1. Kuwait, 67%
    2. Samoa Amerika, 53.4%
    3. Saudi Arabia, 53%
    4. Irak, 52%
    5. Brasil, 47%
    6. Kosta Rika, 46.1%
    7. Cyprus, 44.4%
    8. Suriname, 44.4%
    9. Kolombia, 44%
    10. Marshall Islands, 43.5%
    11. Portugal, 43.4%
    12. Bahamas, 43.3%
    13. Barbados, 42.9%
    14. Selandia Baru, 42.4%
    15. Jerman, 42.2%
    16. Nauru, 42.1%
    17. Malta, 41.7%
    18. Argentina, 41.6%
    19. Italia, 41.4%
    20. UAE, 41.4%

    Temuan ini mengungkap wanita tampak lebih malas daripada pria, dengan 40 persen wanita dan 32 persen pria gagal mencapai target aktivitas fisik.

    WHO mendesak orang-orang untuk melakukan olahraga ringan selama 150 menit setiap minggu, seperti bersepeda atau jalan cepat, atau 75 menit olahraga berat, seperti berlari.

    Laporan WHO, yang diterbitkan dalam jurnal medis Lancet ini mengungkap rata-rata global dari aktivitas yang tidak mencukupi adalah 27 persen.

    Lebih dari setengah orang dewasa tidak mengambil bagian dalam olahraga yang cukup di Samoa Amerika (53,4 persen), Arab Saudi (53 persen) dan Irak (52 persen). Secara global, 32 persen wanita dan 23 persen pria gagal mencapai target aktivitas.

    Para ahli percaya wanita di seluruh dunia cenderung lebih tidak aktif daripada pria karena mereka berpartisipasi dalam lebih sedikit kegiatan olahraga dan rekreasi - dan ketika mereka melakukan latihan mereka melakukannya dengan intensitas yang lebih rendah.

    Para ahli khawatir bahwa krisis yang berkembang dalam gaya hidup yang tidak aktif membuat jutaan orang berisiko terkena kanker, diabetes dan penyakit jantung.

    Simak artikel lainnya tentang WHO di kanal Tekno Tempo.co.

    DAILY MAIL | WHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.