Jumat, 16 November 2018

Apa yang Dicari di Internet Selama Liburan? Simak Riset Ini

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Appsplanner.com

    Appsplanner.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kaspersky Lab, perusahaan keamanan siber global, merilis laporan soal apa yang dicari anak-anak di Internet selama masa liburan. Laporan Parental Control tersebut menunjukkan beragam konten yang ditonton, didengar, dan dibeli secara online.

    Baca juga: Uni Eropa Ajukan UU untuk Hapus Konten Ekstremis di Internet

    "Statistik yang kami peroleh menunjukkan minat anak-anak dan remaja di seluruh dunia saat ini. Inilah sebabnya mengapa kami menyarankan penggunaan produk kontrol orang tua tidak hanya untuk memblokir konten yang memiliki potensi buruk bagi anak," ujar Ahli Analisis Konten Web di Kaspersky Lab Anna Larkina, dalam keterangan tertulis, Senin, 10 September 2018.

    Laporan menunjukkan statistik anonim mengenai situs web yang dikunjungi menggunakan PC Windows dan Mac, dan aktivitas pencarian pada perangkat PC Windows, Mac, Android dan iOS dari Juni hingga pertengahan Agustus 2018. Statistik diambil dari produk unggulan Kaspersky Lab yang memiliki fitur aktif modul Parental Control dan Kaspersky Safe Kids, sebuah layanan mandiri yang dipasang untuk perlindungan online anak-anak.

    Baca juga: Ini Cara Facebook Dekatkan Internet ke Daerah Terpencil Indonesia

    Hasil menunjukkan bahwa anak-anak cenderung lebih mencari konten video dan musik ketimbang menghabiskan waktu di media sosial selama liburan. Di antaranya, melalui YouTube. Laporan menunjukkan bahwa konten-konten dari vlogger PewDiePie banyak dicari oleh anak-anak di seluruh dunia.

    "Orang tua harus tetap mengetahui tentang minat anak-anak mereka. Banyak program perangkat lunak, termasuk dari Kaspersky Lab, memungkinkan orang tua melihat laporan tentang kegiatan online anak-anak mereka," kata Larkina.

    Mereka suka menghabiskan waktu menonton sejumlah serial TV di Netflix, sementara anak lebih kecil memilih Nickelodeon, Cartoon Network, dan saluran Disney serta kartun SpongeBob SquarePants. Untuk kategori musik, banyak anak-anak menggunakan layanan streaming seperti Spotify, Soundcloud, dan iTunes untuk mendengarkan lagu, dengan rap sebagai genre paling populer.

    Baca juga: Suka Lihat Internet? Awas Penyakit Cyberchondria

    Rapper XXXTentacion yang dikenal karena insiden penembakan di musim panas lalu mengakibatkan meningkatnya pencarian informasi tentang kematiannya. Seiring mencuatnya kasus tersebut, anak-anak lebih banyak mendengarkan lagu dari XXXTentacion dibandingkan artis lainnya.

    "Pada dasarnya, laporan seperti ini tidak mengungkapkan informasi pribadi apa pun. Menurut kami, pengetahuan orang tua tentang apa yang dilakukan anak-anak secara online justru dapat menciptakan hubungan keluarga yang lebih baik lagi," tambah Larkina. "Juga membantu mendorong melakukan dialog terbuka dan mencegah ancaman serius terhadap anak-anak, seperti sexting atau bullying."

    Anak-anak juga lebih sering mengunjungi, termasuk BBC, CNN, dan BuzzFeed. Mereka menghabiskan waktu untuk mengikuti perkembangan dan skor terkini dari Piala Dunia FIFA 2018. Selain itu, game online juga semakin digemari dengan Fortnite menjadi yang paling banyak diminati melampaui PUBG sebagai game online paling populer.

    Selain musik dan game online, anak-anak juga menunjukkan minat pada tren berpakaian serta perangkat mobile. Untuk referensi toko online, anak-anak lebih suka mengunjungi Ebay, Amazon, Aliexpress, ASOS, dan H & M. Merek yang paling populer adalah Nike, Adidas, Supreme, Gucci, dan Vans. Dari seluruh perangkat mobile yang ada, anak-anak menunjukkan minat paling besar pada iPhone dan Samsung Galaxy.

    Baca juga: Upaya BNPT Tangkal Penyebaran Paham Radikal Lewat Internet

    "Perlu dicatat, di samping permainan dan video musik, anak-anak juga sering mencari situs web yang mengandung konten dewasa. Namun, jika orang tua mereka memblokir situs tersebut, maka upaya anak-anak untuk mengunjungi situs-situs ini tidak berhasil," lanjut Larkina.

    Kekhawatiran privasi online juga terlihat di kalangan anak-anak saat masa liburan berlangsung, mereka aktif melakukan pencarian secara online pada mesin pencari DuckDuckgo, dan mencari penjelasan tentang VPN. Kejadian ini adalah pertama kalinya dalam catatan Kaspersky Lab yang menunjukkan adanya peningkatan minat pada topik tersebut di kalangan anak-anak.

    Di Indonesia sendiri, kata Larkina, data statistik menunjukkan bahwa konten yang banyak dicari oleh anak-anak di peringkat pertama adalah mengenai perangkat lunak, audio dan video dalam porsi hampir setengahnya. Termasuk layanan streaming musik dan video yang cukup digemari anak-anak di Indonesia saat ini.

    "Selanjutnya media sosial, messenger, forum dan ruang obrolan atau chat rooms dengan presentase 33 persen," kata Larkina "Selain berkomunikasi menggunakan jejaring sosial, anak-anak juga menggunakan aplikasi pesan instan seperti WhatsApp."

    Sedangkan media berita dan game komputer, Larkina menjelaskan, menempati posisi berikutnya dengan porsi lebih kecil masing-masing 6 persen dan 5 persen.

    Baca juga: Survei UGM: Penggunaan Internet Seluler Pengaruhi PDB

    Simak artikel menarik lainnya tentang Internet hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kalender Lengkap Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2019

    Pemerintah telah merilis jadwal soal hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2019. Sudah siap merancang kegiatan untuk mengisi libur?