MSI: eSport Bukan Sekadar Main Game

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Indonesia eSports Stadium, Gedung Amanyaak Lantai 5, Jalan Pluit Selatan 1. Kredit: MD Media

    Indonesia eSports Stadium, Gedung Amanyaak Lantai 5, Jalan Pluit Selatan 1. Kredit: MD Media

    TEMPO.CO, Jakarta - Brand gaming, Micro Star International atau biasa disebut MSI, akan terus mendukung dengan memfasilitasi berbagai aktivitas dari tim eSport Indonesia. Hal itu menjadi komitmen MSI sejak awal kehadirannya di Indonesia.

    Baca juga: Ingin Jadi Atlet eSport? Simak Tips Ini

    "Kami melihat pertumbuhan eSports di Indonesia semakin baik dan diakui oleh banyak industri, tidak sebatas industri komputer dan game semata," ujar Marketing Channel Department MSI Trisha Chuang, dalam keterangan tertulis, Rabu, 12 September 2018.

    Salah satunya tim eSport tertua di Indonesia, NXL (Next Level) yang disponsori oleh MSI untuk berbagai aktivitas atlet. Para atlet bagi MSI merupakan konsumen yang loyal terhadap produk-produk gaming berkualitas dan berteknologi tinggi.

    Baca juga: Komite Olimpiade Larang Game Kekerasan Masuk Cabang eSport

    Indonesia meraih medali emas dan perak dari cabang eSports tersebut diraih oleh Ridel Yesaya Sumarandak dan Hendry Jothtree Handidurya. Namun, perolehan kedua medali tersebut tidak mempengaruhi peringkat di klasemen Asian Games 2018 karena status eSports masih dalam tahap eksibisi atau Demonstration Event.

    "MSI ikut bangga atas prestasi dua gamer yang telah mengharumkan nama Indonesia di cabang eSports pada gelaran Asian Games 2018, dengan perolehan medali emas lewat game Clash Royale dan medali perak di kompetisi game Heartstone," kata Chuang.

    Olahraga elektronik tersebut diperkirakan akan menjadi kompetisi sesungguhnya pada perhelatan Olympic Games 2020 di Tokyo, Jepang dan Asian Games 2022 di Hangzhou, China.

    Baca juga: Setelah Asian Games 2018, eSport akan Diusulkan Masuk Olimpiade

    Simak artikel menarik lainnya tentang MSI dan eSport Indonesia hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.