Aplikasi Android Palsu Sarang Malware, Ini Cara Membedakannya

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ponsel pintar dan aplikasi. Shutterstock

    Ilustrasi ponsel pintar dan aplikasi. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Tips teknologi kali ini Tempo akan membahas tentang cara memeriksa aplikasi smartphone Android palsu agar terhindar dari malware. Malware dapat membahayakan pengguna, karena malware dapat memata-matai aktivitas pengguna, bahkan data pribadinya bisa dimanfaatkan.

    Baca juga: Waspada, Banyak Aplikasi Android Palsu

    Berdasarkan keterangan tertulis, Selasa, 25 September 2018, perusahaan keamanan siber, Avast memberikan tips untuk membedakan aplikasi smartphone Android palsu, berikut tips tersebut:

    1. Periksa kesalahan pengetikan dalam judul dan deskripsi aplikasi
    Developer yang sah mungkin sangat menyadari bahwa deskripsi produk mereka adalah salah satu aset pemasaran yang baik. Developer palsu di sisi lain sering bermain cepat dan lepas dengan deskripsi mereka. Mereka juga akan meniru nama-nama developer asli, jadi periksalah secara hati-hati.

    Baca juga: Futsaloka, Aplikasi untuk Pesan Lapangan Futsal dan Bulu Tangkis

    2. Baca ulasannya
    Aplikasi yang terancang biasanya memiliki ulasan yang baik, ada beberapa yang baik ada juga yang buruk. Jika bagian ulasan aplikasi terlihat terlalu bagus secara kenyataan (yaitu semua 5 bintang dan kata-kata yang sangat bagus), maka kemungkinan itu aplikasi yang palsu. Selain itu, karena pengembang tidak dapat menghapus ulasan, seseorang mungkin meninggalkan catatan peringatan untuk pengguna lainnya di tempat menginstal aplikasi tersebut.

    Baca juga: Mahasiswa UI Buat Aplikasi COMET, Bikin Museum Lebih Menarik

    Selanjutnya: Statistik unduhan...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.