Senin, 10 Desember 2018

Mahasiswi UNS Bikin PERFECT, Aplikasi Pengukur Kematangan Buah

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aplikasi Perfect ciptaan Ratih Rachmatika mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, mendapatkan penghargaan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani. uns.ac.id

    Aplikasi Perfect ciptaan Ratih Rachmatika mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, mendapatkan penghargaan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani. uns.ac.id

    TEMPO.CO, Surakarta - Mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Ratih Rachmatika mengembangkan PERFECT, aplikasi android untuk mengukur tingkat kematangan buah. Aplikasi itu diyakini bakal membantu para petani untuk menentukan masa panen yang tepat.

    Baca juga: Aplikasi Halodoc Kenalkan Layanan Baru, Tebus Obat Tanpa Antre

    Aplikasi yang dinamakan Perishable Food Maturity and Freshness Detector (PERFECT) itu dibuat dalam waktu yang cukup singkat. "Baru Juli kemarin mulai dibuat," kata mahasiswi semester VII Fakultas Teknik Elektro itu saat ditemui, Rabu 3 Oktober 2018.

    Menurut dia, aplikasi itu sengaja dirancang untuk membantu petani mengidentifikasi tingkat kematangan buah. Tujuannya adalah untuk menentukan saat yang tepat untuk memanennya. Selama ini banyak masyarakat yang mengandalkan perkiraan untuk menentukan masa panen.

    Baca juga: Tips Teknologi: Mengetahui Aplikasi Android yang Aman

    Dia mencontohkan, buah pisang harus dipanen saat tingkat kematangannya mencapai 70 persen. "Sehingga tidak terlalu matang atau bahkan busuk saat berada di tangan konsumen," katanya. Penghitungan tingkat kematangan harus akurat, apalagi jika buah akan dipasarkan hingga luar negeri atau diekspor.

    "Tingkat kematangan bisa teridentifikasi dari warna kulit buahnya," kata Ratih. Warna-warna itu terbentuk melalui komposisi warna red, green dan blue (RGB). Pada dasarnya, aplikasi itu digunakan untuk mengukur komposisi warna buah dengan database yang telah tertanam di aplikasi.

    Dalam penggunaannya, pengguna tinggal memotret buah yang akan dipanen menggunakan fitur kamera di android lantas diproses menggunakan aplikasi Perfect. Aplikasi itu akan menghitung komposisi warna RGB dalam foto itu. "Dari proses itu akan terlihat tingkat kematangannya," katanya.

    Baca juga: Waspada, Ada Aplikasi Palsu Perbankan di Play Store

    Ratih mengakui, aplikasi itu masih perlu pengembangan lebih lanjut sebelum nantinya siap dibagikan melalui PlayStore. "Saat ini baru bisa digunakan untuk mengukur tingkat kematangan Pisang Ambon," katanya. Dia masih perlu memasukkan database warna kulit berbagai buah.

    "Tentunya perlu server yang cukup besar" katanya. Sebab, Indonesia dikenal sebagai penghasil berbagai macam buah-buahan dengan keragaman varietasnya. "Seperti pisang saja ragamnya sangat banyak," katanya.

    Meski belum sempurna, aplikasi itu menjadi juara tiga dalam kompetisi karya tulis ilmiah (LKTI) nasional yang diselenggarakan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank. Penghargaan telah diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, pada September kemarin.

    Baca juga: Honor Gandeng Pengembang Aplikasi Entertainmen

    Simak artikel menarik lainnya seputar aplikasi hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian Kominfo Memblokir Situs-Situs dengan Konten Radikal

    Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir 230 situs dan menghapus ribuan konten radikal dari berbagai platform.