Senin, 22 Oktober 2018

Terus Meluas, 900 Hektare Hutan Gunung Ciremai Hangus Terbakar

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas gabungan berusaha memadamkan api yang membakar kawasan hutan di lereng Gunung Ciremai, Kuningan, Jawa Barat, Rabu, 3 Oktober 2018. Kebakaran hutan di Gunung Ciremai kembali meluas hingga mencapai 400 hektare. ANTARA/Dedhez Anggara

    Sejumlah petugas gabungan berusaha memadamkan api yang membakar kawasan hutan di lereng Gunung Ciremai, Kuningan, Jawa Barat, Rabu, 3 Oktober 2018. Kebakaran hutan di Gunung Ciremai kembali meluas hingga mencapai 400 hektare. ANTARA/Dedhez Anggara

    TEMPO.CO, Kuningan - Api telah menghanguskan kurang lebih 900 hektare kawasan hutan Gunung Ciremai dan tim gabungan masih berupaya melakukan pemadaman.

    Baca: Kebakaran Gunung Ciremai Meluas, Jalur Pendakian Tak Terganggu

    "Selama sembilan hari, sudah 900 hektare kawasan hutan Gunung Ciremai yang hangus terbakar," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Agus Mauludin, di Kuningan, Senin, 8 Oktober 2018.

    Menurut Agus, kebakaran kali ini terus meluas dari hari ke hari, meskipun tim gabungan telah berupaya memadamkan api, namun belum berhasil juga.

    Hal tersebut, lanjut Agus, disebabkan luasnya areal Gunung Ciremai yang terbakar, sehingga sulit untuk menjangkau, ditambah pula minimnya alat pemadam kebakaran.

    Tidak hanya itu lokasi kebakaran yang merupakan daerah perbukitan dan didominasi tumbuhan alang-alang serta perdu juga menjadi kendala sendiri.

    Kondisi lahan bebatuan pada ketinggian 300 sampai 1.600 meter di atas permukaan laut menjadi kendala yang harus dihadapi para relawan. "Kita saat ini sangat membutuhkan sarana pendukung pemadaman kebakaran," ujarnya.

    "Selain itu juga kami membutuhkan logistik, karena kebakaran ini sudah terjadi lama," lanjutnya.

    Kebakaran kawasan hutan Gunung Ciremai sendiri diketahui terjadi pada Minggu, 30 September 2018, sekitar pukul 12.00 WIB. Api diduga berasal dari kawasan Erpah, Desa Cibuntu, Kecamatan Pesawahan, Kabupaten Kuningan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.