Jumat, 14 Desember 2018

Cuaca Siang di Bandung Terasa Lebih Terik, Ini Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan kota Bandung. (TEMPO/Prima Mulia)

    Pemandangan kota Bandung. (TEMPO/Prima Mulia)

    TEMPO.CO, Bandung - Cuaca siang di Bandung beberapa hari terakhir terasa lebih terik dibandingkan hari biasanya. Kondisi ini ternyata dipengaruhi oleh posisi matahari di wilayah Indonesia.

    Baca: Hari Ketiga Asian Para Games, BMKG: Cuaca Jakarta Cerah Berawan

    "Tanggal 5 sampai 10 Oktober siang jadi terasa lebih panas," kata Jadi Hendarmin, prakirawan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung, Selasa, 9 Oktober 2018.

    Sepanjang dua hari lalu misalnya, suhu saat siang hari di Bandung tercatat 32,4 dan 32,8 derajat Celsius. Biasanya suhu siang hari saat musim kemarau seperti sekarang berdasarkan catatan BMKG berkisar antara 29 hingga 32 derajat Celsius. "Jadi masih dalam kondisi yang normal," ujarnya.

    Suhu lebih terik di Bandung pada siang hari ini, menurut Jadi, akibat pergerakan matahari. Dari posisi lintasan atau garis edarnya pada 23 September lalu, matahari bergerak menuju belahan bumi selatan.

    Biasanya setiap tahun posisi matahari tepat berada di garis - 6 derajat lintang selatan. Waktunya pada kurun antara 5 sampai 10 Oktober.

    Kondisi itu yang membuat siang hari terasa lebih panas. "Matahari tepat berada di lintasan sekitar pulau Jawa dan daerah atau pulau-pulau yang sejajar dengan pulau Jawa," ujar Jadi.

    Selain itu, di Pulau Jawa saat ini tengah dalam musim peralihan atau pancaroba. Biasanya pada musim pancaroba ini, pada pagi dan siang hari cuaca akan cerah terik.

    Kemudian antara siang ataupun sore hari akan terjadi hujan dengan intensitas lebat, namun berdurasi singkat. Terkadang pula, kata Jadi, disertai kilat petir, angin kencang bahkan berpeluang terjadi hujan es.

    Dampak lain berupa tiupan angin puting beliung. Penyebabnya karena pemanasan oleh matahari menyebabkan penguapan yang intensif sehingga menghasilkan pertumbuhan awan jenis cumulonimbus.

    Kondisi ini biasanya tidak akan berlangsung lama karena matahari terus bergerak ke selatan menuju lintang - 23,5 derajat. Posisi terjauh itu akan terjadi pada Desember.

    Indonesia pada saat itu tengah berada pada musim penghujan. "Bandung dan sekitarnya baru akan memasuki awal musim penghujan pada akhir Oktober atau pada awal November."

    Simak artikel lainnya tentang cuaca Bandung di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Antikorupsi Partai Politik Diragukan

    Partai-partai mengklaim berkomitmen antikorupsi melawan korupsi setelah para petingginya ditangkap KPK. Berikut empat di antaranya....