Kemarau, Air di Waduk Lamongan Tersisa 3 Persen

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kekeringan melanda wilayah Indonesia, salah satunya kondisi Waduk Gondang, Lamongan, Jawa Timur, Sabtu, 15 September 2018.

    Kekeringan melanda wilayah Indonesia, salah satunya kondisi Waduk Gondang, Lamongan, Jawa Timur, Sabtu, 15 September 2018.

    TEMPO.CO, Lamongan - Volume air di 44 waduk dan rawa Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mulai menipis karena musim kemarau. Saat ini volume air hanya tersisa tiga persen dari total kapasitas 118.185.472 meter kubik, atau tersisa sebanyak 3.678.913 meter kubik.

    Baca: Antisipasi Kemarau, DKI Targetkan Waduk Berfungsi Maksimal 2019

    Kabag Humas dan Protokol Setdakab Lamongan, Agus Hendrawan, dalam keterangan persnya di Lamongan, Selasa, 9 Oktober 2018, melaporkan bahwa waduk dan rawa yang masih menyisakan air adalah Waduk Gondang tersisa 1.565.000 meter kubik dari kapasitas maksimal 23.712.500 meter kubik.

    Kemudian Waduk German dari kapasitas maksimal 1.237.500 meter kubik tersisa 34 ribu meter kubik, Waduk Prijetan menyisakan 224.883 meter kubik dari kapasitas maksimal 7.324.065 meter kubik.

    Berikutnya, Rawa Sekaran menyisakan 1.841.780 meter kubik, dan Waduk Palangan tersisa 13.250 meter kubik.

    "Untuk sisa air di Waduk Gondang yang hanya tinggal 7 persen tersebut, sudah tidak dapat dialirkan karena digunakan untuk menahan konstruksi bendungan. Demikian pula untuk Waduk Prijetan," katanya.

    Ia mengatakan, Waduk Gondang selama ini dimanfaatkan untuk mengairi 10 ribu hektare sawah, dan Waduk prijetan mengairi 4.513 hektare sawah.

    Sedangkan 25 persen sisa volume air di Rawa Sekaran masih bisa digunakan untuk mengairi 1.000 Ha tanaman padi, 40 Ha tanaman palawija, 190 Ha tambak.

    Sementara, sisa 3 persen air di Waduk Palangan masih bisa digunakan untuk mengairi 257 ha tanaman padi dan 15 Ha tambak.

    Untuk kebutuhan air bersih, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan telah menyalurkan 207 tangki ke 38 desa di 12 Kecamatan dengan kapasitas tangki total 6 ribu liter.

    Secara total, Lamongan memiliki Waduk PU sebanyak 33 unit dan rawa 11 unit. Selain itu ada 184 unit waduk desa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.