Senin, 10 Desember 2018

5 Supervolcano Terbesar di Dunia: Yellowstone, Danau Toba

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Danau Toba.

    Danau Toba.

    TEMPO.CO, Jakarta - Supervolcano menimbulkan ancaman besar terhadap kehidupan di Bumi, namun potensi mereka untuk menghancurkan peradaban sering tidak terdokumentasi. Supervolcano ini telah menghapus banyak bagian kehidupan sebelumnya dan ada kemungkinan serius bahwa mereka akan melakukannya lagi di masa depan.

    Baca: Supervolcano Yellowstone Ancam Peradaban, NASA Siapkan Pengeboran
    Baca: Ilmuwan Soal Bahaya Supervolcano: Bikin Bumi Seperti Kiamat

    Supervolcano menurut definisi adalah salah satu yang telah memiliki letusan bermagnitudo 8 - yang tertinggi dan paling mengerikan - pada Volcano Explosivity Index di masa lalu.

    AS merupakan hotspot untuk supervolano, dengan empat saat ini terletak di negara Amerika Utara, sementara Eropa hanya memiliki satu, tetapi satu itu dapat menghancurkan benua tersebut, sebagaimana dilaporkan laman Express baru-baru ini.

    Para ahli pernah memprediksi letusan super terjadi sekitar sekali setiap 45.000-714.000 tahun. Namun, temuan baru menunjukkan letusan super bisa terjadi setiap 5.200 tahun, sementara waktu yang paling mungkin antara letusan super saat ini diperkirakan sekitar 17.000 tahun.

    Berikut adalah daftar lima supervolcano yang dapat menghancurkan peradaban.

    1. Yellowstone Caldera

    Yellowstone, yang terletak di Wyoming, AS, adalah gunung berapi paling terkenal dan juga memiliki potensi untuk menjadi yang paling kuat. Supervolcano Yellowstone terakhir meletus 700.000 tahun yang lalu, tetapi para ahli mengatakan gunung itu bakal meledak setiap satu juta tahun atau lebih.

    Jika gunung berapi yang kuat itu meletus, diperkirakan 87.000 orang akan terbunuh dan dua pertiga dari AS akan tidak layak huni.

    Ribuan ton abu memuntahkan ke atmosfer akan menghalangi sinar matahari dan secara langsung  mempengaruhi kehidupan di bawahnya yang menciptakan "musim dingin nuklir". Sejumlah besar sulfur dioksida yang dilemparkan ke atmosfer akan membentuk sulfur aerosol yang memantulkan dan menyerap sinar matahari.

    USA Today, 8 Oktober 2018, melaporkan sebuah geyser yang biasanya tenang di Taman Nasional Yellowstone meletus bulan lalu, memuntahkan air hingga 30 kaki di udara.

    2. Long Valley Caldera

    Long Valley Caldera adalah gunung berapi yang terletak di Amerika Serikat. Gunung berapi California ini memiliki begitu banyak magma di bawah permukaan, yang bisa mendukung letusan setara dengan yang terjadi pada 767.000 tahun yang lalu, yang melepaskan 140 mil kubik material ke atmosfer.

    Sebagai perbandingan, letusan Gunung St Helens tahun 1980 menghasilkan pelepasan 0,29 mil kubik. Long Valley Caldera adalah salah satu kaldera terbesar di Bumi, berukuran panjang 20 mil, lebar 11 mil dan dalam hingga 3.000 kaki (910 m).

    Selama 5.000 tahun terakhir, sebuah letusan telah terjadi di suatu tempat di sepanjang rantai ini setiap 250 hingga 700 tahun - tetapi biasanya letusan kecil untuk mengurangi tekanan di bawah permukaan.

    3. Campi Flegrei...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian Kominfo Memblokir Situs-Situs dengan Konten Radikal

    Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir 230 situs dan menghapus ribuan konten radikal dari berbagai platform.