Smart Hackathon 2018 Bertema Literasi Finansial

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mentoring kompetisi Smart Hackathon 2017 oleh TIM WORKnPLAY,  Dony Riyanto Research & Development, 4Drone.asia. Jumat, 01 Desember 2017, di Aula Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat. (TEMPO/Harmani)

    Mentoring kompetisi Smart Hackathon 2017 oleh TIM WORKnPLAY, Dony Riyanto Research & Development, 4Drone.asia. Jumat, 01 Desember 2017, di Aula Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat. (TEMPO/Harmani)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendaftaran Smart Hackathon 2018 sudah dibuka sejak awal November 2018 dan ditutup pada 22 November 2018. Lomba pembuatan aplikasi, website atau game tahun ini bertemakan Literasi Finansial.

    Baca juga: Smart Hackathon 2017 Mengusung Tema Website Sekolah

    "Melalui acara tersebut, kami mencari tech-talent untuk dididik oleh para praktisi bisnis startup teknologi, sehingga siap pakai sebagai engineer bahkan C-level di perusahaan-perusahaan teknologi," ujar Ketua Penyelenggara Smart Hackathon 2018 Mercy Tiurma Sihombing, melalui pesan singkat, Senin, 12 November 2018.

    Tema tersebut bisa diartikan sebagai kecerdasan secara finansial. Kecerdasan finansial bukan hanya sekedar membahas bagaimana cara mendapatkan uang, tapi juga bagaimana kita mengelolanya, menyimpannya, bahkan cara tepat untuk membelanjakannya.

    Baca juga: Independen.id Menangkan Hackathon Jakarta Editors Lab 2017

    Ajang Hackathon atau Hacker Marathon merupakan ajang berkumpulnya siswa, guru dan praktisi teknologi untuk membangun aplikasi atau software yang menjadi solusi masalah tertentu. Hasil seleksi akan diumumkan pada 26 November 2018 dan Hackathon Day di gelar pada Sabtu dan Ahad, 1-2 Desember 2018 di Aula Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

    "Selama ini, Indonesia sangat kekurangan sumber daya manusia di bidang teknologi sehingga impor dari luar negeri. Smart Hackathon 2018 adalah hackathon yang didedikasikan untuk para programmer muda," kata Mercy yang juga Co-Founder Komunitas Programmer Muda Coding Smart.

    Acara yang digelar oleh Coding Smart itu akan mengundang Pendidik (Guru) dan Peserta Didik (Murid) untuk mengeksplorasi ide kreatif, inovatif, dan solutif yang berdampak untuk membangun Indonesia cerdas internet. Khususnya, pembuatan website dan aplikasi untuk memberantas Hoax.

    Baca juga: Sisihkan Ratusan Peserta, Gifood Juarai Telkom Hackathon 2018

    Pembuatan aplikasi akan dilombakan dan dilakukan di tempat dengan waktu yang singkat (kurang dari 48 jam) alias marathon. Dan memperebutkan hadiah uang tunai, sertifikat, beasiswa program pendidikan dan magang di perusahaan teknologi di Indonesia.

    Baca juga: Sisihkan 12 Peserta, Tempo.Co Menangi Jakarta Editors Lab 2018

    Simak kabar terbaru seputar Smart Hackaton 2018 hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.