Bangkai Paus Sperma Sepanjang 9 Meter Terdampar di Wakatobi

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paus sperma berukuran 9,5 meter ditemukan terdampar di perairan Desa Kapota Kecamatan Wangiwangi Kabupaten Wakatobi. Paus yang terdampar ini ditemukan sudah mati dan membusuk juga ditemukan sampah plastik seberat 5,9 kilogram dari dalam perut paus.  Rosniawanti Fikri/WWF

    Paus sperma berukuran 9,5 meter ditemukan terdampar di perairan Desa Kapota Kecamatan Wangiwangi Kabupaten Wakatobi. Paus yang terdampar ini ditemukan sudah mati dan membusuk juga ditemukan sampah plastik seberat 5,9 kilogram dari dalam perut paus. Rosniawanti Fikri/WWF

    TEMPO.CO, Jakarta - Bangkai paus sperma (Physeter macrocephalus) ditemukan terdampar di Pulau Kapota, Sulawesi Tenggara. Hasil identifikasi tim dari Balai Taman Nasional Wakatobi, di dalam perut bangkai paus tersebut ditemukan banyak sampah plastik, kayu, dan karet.

    Baca juga: 8 Hal Unik tentang Perburuan Paus Sperma di Lembata NTT

    Staf World Wildlife Fund (WWF) menemukan bankai paus tersebut di Pulau Kapota, Senin, 19 November 2018, 08.00 WITA. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan ke Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wakatobi Wilayah I Wangi-Wangir.

    Kemuddian tim Taman Nasional bersama WWF, dan tim dosen Akademi Komunikasi Kelautan dan Perikanan (AKKP) Wakatobi, datang ke lokasi penemuan bangkai paus sepanjang 9,5 meter dan lebar 4,37 meter itu. Saat tim datang ke lokasi, bangkai sudah mulai membusuk. Namun, penyebab kematian belum teridentifikasi.

    Baca juga: Asal Usul Nama Paus Sperma dan Misteri Spermaceti

    Hasil identifikasi tim menemukan berbagai sampai di dalam perut paus tersebut. Di antaranya, yaitu gelas plastik seberat 750 gram (115 buah), plastik 140 gram (19 buah), botol plastik seberat 150 gram (4 buah), kantong plastik seberat 260 gram (25 buah).

    aus sperma berukuran 9,5 meter ditemukan terdampar di perairan Desa Kapota Kecamatan Wangiwangi Kabupaten Wakatobi. Paus yang terdampar ini ditemukan sudah mati dan membusuk juga ditemukan sampah plastik seberat 5,9 kilogram dari dalam perut paus. Rosniawanti Fikri/WWF

    Selain itu juga ada sampah kayu seberat 740 gram (6 potong), sandal jepit dua buah dengan berat 270 gram), karung nilon seberat 200 gram (1 potong), dan tali rafia seberat 3,2 kilogram (lebih dari 1.000 potong). "Total sampah mencapai 5,9 kilogram)" ujar Kepala Balai Taman Nasional Wakatobi Heri Santoso dalam keterangannya, Senin, 19 November 2018.

    Heri mengatakan, bangkai paus rencananya akan dikubur hari ini di sekitar Pantai Kolowawa, DesaKapota Utara. Menurut dia, penguburan akan dilakukan saat air pasang untuk memudahkan menarik bangkai ke darat.

    Baca juga: 10 Fakta Menakjubkan Paus Sperma: Muntahan Paus, Otak Terbesar

    Simak kabar terbaru seputar bangkai paus terdampar hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.