3 Gebrakan Sony di Gelaran E3

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Sony.  REUTERS/Yuya Shino

    Logo Sony. REUTERS/Yuya Shino

    TEMPO.CO, Leeds - Sony memastikan tidak akan ikut dalam gelaran Electronic Entertainment Expo (E3 2019). Selama 23 tahun mengikuti perhelatan Electronic Entertainment Expo, Sony PlayStation banyak membuat kejutan untuk gamer di seluruh dunia.

    Baca juga: Tidak Ikut E3, Sony Batal Rilis PlayStation 5?

    Kejutan-kejutan itu mulai dari mengumumkan game yang tidak diduga oleh fans hingga mengumumkan harga yang membuat gamer mengernyitkan dahi. Namun, kejutan-kejutan tersebut berakhir tahun ini.

    Akhir pekan lalu, Sony memutuskan untuk mundur dari perhelatan E3. Sony beralasan, mereka ingin membuat pameran dan presentasi mereka sendiri yang lebih inovatif serta eksperimental dibandingkan E3. Walau begitu, Sony tidak menyangkal bahwa mereka memiliki sejumlah kenangan menarik di E3. Berikut beberapa momen menarik Sony PlayStation selama mengikuti E3 versi Tempo:

    Baca juga: Sony Pastikan Tidak Pamerkan Produk Terbaru PlayStation di E3

    1. PlayStation 1 (E3 1995)

    Konsol PlayStation 1. warosu.org

    Tahun 1995 adalah tahun bersejarah untuk E3 dan Sony PlayStation. Bagi E3, tahun 1995 adalah tahun pertama perhelatan itu digelar. Sementara itu, untuk Sony, E3 1995 adalah momen pertama mereka mengumumkan PlayStation 1 secara internasional.

    Kala itu, pameran dan presentasi Sony di E3 masih biasa-biasa saja. Tidak seperti beberapa tahun terakhir di mana Sony memakai layar super besar untuk memamerkan game-game mereka atau memborong orkestra untuk mengirinya jalannya acara, Sony hanya mengandalkan Powerpoint untuk presentasi di E3 1995. Meski begitu, Sony tetap berhasil membuat kejutan.

    Kejutan itu datang lewat mantan President of Sony Computer Entertainment America, Steve Race. Dengan lagak penuh percaya diri dan tanpa basa-basi, Race hanya mengucapkan satu hal sepanjang presentasinya yang berdurasi kurang dari lima detik. Ia mengatakan, "299" dan kemudian turun dari panggung.

    Ucapan Steve langsung disambut tepuk tangan meriah dari peserta E3. Pasalnya, 299 adalah harga dari PlayStation 1 sekaligus jawaban Sony untuk kompetitornya kala itu,Sega Saturn. Beberapa jam sebelum presentasi Sony, Sega mengumumkan kalau console mereka akan dibanderol dengan harga US$ 399.

    CEO Sega saat itu, Tom Kalinske, tidak bisa melupakan momen tersebut. Dalam buku Console Wars karya Blake J. Harris, ia mengaku hadir di presentasi Sony dan terkaget-kaget dengan pengumuman yang ada. “Oh tidak,” ucap Tom saat itu.

    2. PS4 vs Xbox One

    Sony PS4 vs Microsoft Xbox One. gizmodo.com

    E3 2013 adalah awal dari perang console generasi terbaru: PlayStation 4 kontra Xbox One. Dalam event ini, baik Sony maupun Microsoft harus berlomba lomba memberikan impresi pertama terbaik untuk calon konsumen mereka.

    Sony menjadi pemenangnya dalam perlombaan tersebut. Semua berkat pengumuman mereka yang menegaskan bahwa PlayStation 4 akan menjadi anti-tesis dari Xbox One.

    Kemenangan itu bermula ketika Microsoft memulai presentasi lebih dahulu dengan menyatakan bahwa Xbox One akan menerapkan kebijakan keamanan berlapis untuk menekan angka pembajakan. Kebijakan keamanan itu terdiri atas larangan menggunakan game bekas serta kewajiban untuk selalu online selama memainkan Xbox One.

    Fans mengkritik keras kebijakan keamanan itu, namun Microsoft menanggapinya dengan remeh. Mereka beranggapan bahwa fans akan tetap membeli Xbox One apapun situasinya. Bahkan, Microsoft menyarankan fans yang tidak bisa memiliki koneksi internet untuk memainkan Xbox generasi lama saja yaitu Xbox 360.

    Sony memanfaatkan situasi itu dengan sebaik mungkin. Beberapa jam setelah Microsoft menyelesaikan presentasinya di E3 2013, Sony menggebrak dengan mengatakan PlayStation 4 tidak akan melarang penggunakan game bekas, tidak akan mewajibkan koneksi internet, dan menjual PlayStation 4 dengan harga lebih murah dibandingkan Xbox One. Bahkan, Sony mengejek Microsoft lewat iklan panduan bertukar game di mana dua petinggi Sony saling tukar menukar game secara tatap muka dengan mudah.

    Presentasi Sony merusak semua rencana Microsoft. Fans setia mereka berbalik mendukung Sony. Beberapa hari setelah presentasi Sony, Microsoft menjilat ludah mereka dan menghapus semua kebijakan keamanan berlapis tersebut. Hingga sekarang, Xbox belum sepenuhnya bangkit dari kerusakan yang terjadi.

    3. Remake Final Fantasy VII (E3 2015)

    Final Fantasy VII remake. cnet.com

    E3 2015 tidak bisa dilupakan oleh penggemar Final Fantasy, seri Role Playing Game yang tumbuh bersama Sony PlayStation. Bagaimana tidak, pada E3 tahun tersebut, Sony membuat pengumuman yang tidak disangka-sangka yaitu tengah dikembangkannya Final Fantasy VII Remake untuk console PlayStation 4.

    Pengumuman itu tidak terduga karena fans sudah 10 tahun meminta remake Final Fantasy VII diwujudkan. Apalagi, di E3 2005, Sony merilis purwarupa Final Fantasy VII dengan teknologi PlayStation 3. Namun, sebelum E3 2015, baik Sony maupun Square selalu menanggapi dingin permintaan tersebut dengan berbagai alasan.

    Tepuk tangan peserta E3 2015 langsung membahana ketika Sony selesai mengumumkan remake Final Fantasy VII. Beberapa meneriakkan nama Sony di dalam aula Los Angeles Convention Center. Di Youtube, ratusan atau bahkan ribuan gamer membagikan video reaksi mereka tentang pengumuman Final Fantasy VII remake.

    Sayangnya, tiga tahun setelah pengumuman itu dilakukan, perkembangan Final Fantasy VII jarang terdengar. Bahkan, sempat beredar rumor bahwa pengembangan game tersebut bermasalah sehingga Square harus mengulang semuanya dari awal dan mengerjakannya dengan tim baru. Namun, sutradara Final Fantasy VII Remake, Tetsuya Nomura, memastikan bahwa dirinya akan mewujudkan game tersebut.

    Baca juga: Sony: Penjualan PS4 Dunia Capai 86,1 Juta, Software 777,9 Juta

    Simak artikel menarik lainnya seputar Sony dan E3 2019 hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Para Pencari Suaka Afganistan dan Data Sejak 2008

    Para pencari suaka Afganistan telantar di depan Kementerian BUMN di Jakarta pada Juli 2019. Sejak 2008, ada puluhan ribu pencari suaka di Indonesia.