Ada Profesor Indonesia di Balik Proyek Robot Gundam Ukuran Asli

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pitoyo Hartono, profesor bidang jaringan saraf tiruan dari Chukyo University Jepang asal Indonesia, menjadi salah satu pakar dalam proyek Gundam 40th Anniversary. (gundaminfo)

    Pitoyo Hartono, profesor bidang jaringan saraf tiruan dari Chukyo University Jepang asal Indonesia, menjadi salah satu pakar dalam proyek Gundam 40th Anniversary. (gundaminfo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada peran profesor asal Indonesia dalam proyek robot Gundam seukuran asli. Adalah Pitoyo Hartono, profesor bidang jaringan saraf buatan dari Chukyo University, salah satu anggota tim ilmuwan dalam proyek Gundam Global Challange.

    Baca juga: Gundam Ukuran Asli akan Segera Terwujud

    Pria asal Surabaya ini bersama Shuji Hashimoto, profesor bidang fisika terapan dari Waseda University selaku pimpinan tim, bertanggungjawab membuat rancang bangun teknologi agar robot Gundam seukuran asli bisa bergerak. Ya, berkat keduanya, Gundam sebentar lagi bukan hanya ada dalam serial, tapi juga ada di dunia nyata. Selain Pitoyo dan Hashimoto, tim juga terdiri dari anime director Yoshiyuki Tomino, produser film Katsuyuki Motohiro, dan Creative Technical Director Seiichi Saito.

    Patung Gundam RX-78-2 seukuran asli yang berada di Tokyo, Jepang. (cnet.com)

    Pembuatan Gundam berawal dari Gundam Global Challenge, sebuah pencarian bakat di seluruh dunia, untuk merancang robot Gundam skala penuh setinggi 18 meter dan memungkinkannya untuk bergerak. Ada banyak ilmu, teknik, dan unsur seni di dalam proyek ini.

    Ya, proyek menggerakkan Gundam ini memang terdengar sangat ambisius. Proyek bernama Gundam Global Challange (GGC) ini sebelumnya telah membuat patung Gundam RX-78-2 dan Gundam Unicorn setinggi 18 meter. Kini, proyek yang merupakan bagian dari ulang tahun Gundam ke-40 itu ingin membuat robot Gundam seukuran asli dan bisa bergerak.

    Mobile suite Zaku dan Gundam RX-78-2. (gundamkitscollection.com)

    Baca juga: Insinyur Asal Jepang Buat Robot yang Terinspirasi dari Gundam

    "Kami ingin agar orang-orang dari seluruh dunia, bekerja sama utk merealisasikan robot ini dengan limit science yang ada sekarang. Kami sadar robot yang dibangun akan jauh dari sempurna, tapi kami berharap ini bisa jadi tantangan untuk generasi berikutnya agar bisa bermimpi lebih jauh dan melampaui pencapaian sekarang," ujar Pitoyo, kepada Tempo melalui pesan singkat, Jumat, 23 November 2018.

    Patung Gundam Unicorn seukuran asli yang berada di Tokyo, Jepang. (cnet.com)

    Gundam Factory Yokohama, sebagai tempat diluncurkannya robot itu, juga akan mengadakan serangkaian pameran menyoroti dan menjelaskan proses desain. Dan akan menambahkan aspek pendidikan serta budaya. Yokohama merupakan salah satu kota pertama yang dibuka untuk berhubungan dengan seluruh dunia setelah era feodal di Jepang. Itu menjadi alasan kenapa Gundam akan dipamerkan di Yokohama, juga sebagai titik masuk utama ke Jepang untuk ide-ide dan teknologi baru.

    "Untuk teknologi Gundam saat ini belum bisa saya jelaskan, tapi kalau ini sudah jadi, robot akan kami gunakan sebagai media edukasi. Misalnya, saya berencana untuk mengajar tentang mekanika pada murid semua usia dengan Gundam ini," kata Pitoyo. "Tentu ini juga akan menjadi media entertainment, tepatnya Gundam ini adalah media dalam berbagi perspektif."

    Gundam Unicorn. (gundamkitscollection.com)

    Baca juga: Kerennya Mobil Listrik yang Terinspirasi dari Robot Gundam

    Simak kabar terbaru dari pembuatan Gundam ukuran asli hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.