Langkah Google Mempermudah Akses Informasi Masyarakat

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Managing Director Google Indonesia Randy Mandrawan Jusuf dalam acara Google for Indonesia di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 4 Desember 2018. TEMPO/Khory

    Managing Director Google Indonesia Randy Mandrawan Jusuf dalam acara Google for Indonesia di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 4 Desember 2018. TEMPO/Khory

    TEMPO.CO, Jakarta - Raksasa teknologi, Google, semakin mempermudah masyarakat Indonesia untuk mendapatkan informasi. Managing Director Google Indonesia Randy Mandrawan Jusuf menjelaskan bahwa untuk era sekarang, semua informasi bisa didapatkan dengan cepat dan diandalkan.

    Baca: Gandeng Rombak Media dan Google, Tempo Bikin Lab Kinetic
    Baca: Google Kepincut Potensi Bisnis Game Online
    Baca: Mengandung Malware, Google Hapus 13 Aplikasi dari Play Store

    "Misalnya kita ingin mencari keadaan orang terdekat, kami memiliki fitur peringatan dan pencari orang. Dulu enggak ada Google Maps dan Search, saya harus mencari sendiri secara konvensional," ujar Randy, dalam acara Google for Indonesia di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 4 Desember 2018.

    Google juga telah menambahkan fitur baru untuk mempermudah akses informasi, seperti Jobs on Google yang mempermudah masyarakat Indonesia dalam mencari pekerjaan.

    Ada Google Go, aplikasi yang memudahkan untuk menemukan konten melalui internet dan Google Assistant di WizPhone, ponsel kelas menengah buatan Indonesia dengan Google Assistant.

    Menurut Randy, ekonomi digital internet di Indonesia akan tumbuh empat kali lipat beberapa tahun mendatang. Randy mengatakan bahwa ada lebih dari separuh ekosistem penduduk Indonesia bisa menggunakan internet, ditambah lagi Indonesia sedang berancang-ancang menjadi negara teknologi.

    "Kami juga meningkatkan kualitas konten, banyak orang Indonesia yang menggunakan fitur Google Search dan YouTube dan informasi apapun bisa didapatkan dengan mudah. Maka Google meningkatkan kualitas konten dengan teknologi artificial inteligence (AI)," kata Randy.

    Selain itu, Randy melanjutkan, Google sudah memberikan banyak pelatihan sejak 2015 di Indonesia mulai dari para siswa, developer, hingga usaha kecil menengah (UKM).

    Google memberikan investasi dalam pendidikan dengan melatih 100 developer di Indonesia hingga 2020. "Namun produk, konten, dan edukasi itu tidak akan tercapai tanpa adanya akses informasi. Dengan menunjang infrastruktur, kami menyediakan WiFi gratis yang mudah di akses. Dengan Android Go, masyarakat Indonesia bisa menjelajahi dunia maya lebih lancar," tambah Randy.

    Simak artikel lainnya tentang Google di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.