Google Terjemahkan Konten Berbahasa Inggris ke Indonesia Pakai AI

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria melewati logo Google yang digambar menggunakan kapur tulis di Google campus dekat Pantai Venice, Los Angeles, California. Di tempat ini, sekitar 500 orang pekerja mendesain iklan video untuk situs YouTube, beberapa bagian jejaring sosial Google+ dan alat penjelajah Chrome. REUTERS/Lucy Nicholson

    Seorang pria melewati logo Google yang digambar menggunakan kapur tulis di Google campus dekat Pantai Venice, Los Angeles, California. Di tempat ini, sekitar 500 orang pekerja mendesain iklan video untuk situs YouTube, beberapa bagian jejaring sosial Google+ dan alat penjelajah Chrome. REUTERS/Lucy Nicholson

    TEMPO.CO, Jakarta - Product Management Director Google Search Kentaro Tokusei menjelaskan bahwa Google kini menggunakan teknologi artificial intelegence (AI) untuk menyediakan konten berbahasa Inggris dalam bahasa Indonesia. Itu karena saat ini lebih dari separuh konten dalam Google menggunakan bahasa Inggris, tapi hanya 1 persen konten web tersedia dalam bahasa Indonesia.

    Baca juga: Google Sudah Melatih 100 Ribu Developer Indonesia dalam 2 Tahun

    "Karena itu, kami menggunakan penerjemah otomatis untuk mengubah informasi menjadi bahasa Indonesia," ujar Tokusei dalam acara Google for Indonesia di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 4 Desember 2018.

    Dengan hadirnya penerjemah otomatis akan mempermudah masyarakat Indonesia dalam memahami informasi. Google juga bekerja sama dengan Wikipedia untuk membuat konten berbahasa Inggris agar dapat diakses dan berguna bagi orang Indonesia.

    Baca juga: Langkah Google Mempermudah Akses Informasi Masyarakat

    "Ini adalah yang pertama, bahasa Indonesia menjadi bahasa pertama untuk penerjemah otomatis tersebut dibandingkan bahasa lain. Dalam minggu ini, akan ditemukan Di laman Wikipedia informasi yang berbahasa Inggris, misalnya tentang pemanasa global dalam bahasa Indonesia," kata Tokusei. "Kami menggunakan neural machine translator."

    Selain itu Google juga meluncurkan layanan Jobs on Google Search, yang berfungsi untuk menghubungkan pencari kerja dan perusahaan di pasar lowongan kerja di Indonesia. Dengan kata kunci 'lowongan pekerjaan', laman search Google akan menampilkan lowongan pekerjaan dari seluruh Web.

    Jobs on Google Search juga menghadirkan fitur untuk menggolongkan berbagai kriteria, termasuk jenis pekerjaan industri, nama kota. "Para pencari kerja juga bisa mendapatkan notifikasi tentang lowongan pekerjaan yang relevan. Kami sudah membantu lebih dari 100 juta orang di berbagai negara untuk menemukan lowongan pekerjaan," kata Tokusei.

    Baca juga: Gandeng Rombak Media dan Google, Tempo Bikin Lab Kinetic

    Simak kabar terbaru dari Google Indonesia lainnya hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sandiaga Uno Alami Cegukan Saat Quick Count Pilpres 2019

    Dilansir Antara, Sandiaga Uno tak tampil di publik usai pelaksanaan Pilpres 2019 karena kabarnya ia cegukan. Beginilah proses terjadinya cegukan.