Subduksi Lempeng Sebabkan Gempa Sukabumi Hari Ini

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gempa. geo.tv

    Ilustrasi gempa. geo.tv

    TEMPO.CO, Jakarta - Gempa hari ini yang mengguncang sebagian wilayah selatan Jawa Barat-Banten berkekuatan magnitudo 5,1. Sumber gempa yang terjadi pada pukul pukul 06.43.18 WIB itu berasal dari perairan Samudera Hindia.

    Baca juga: PVMBG: Gempa Mataram Masih Serangkaian dengan Gempa Lombok

    Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut titik sumber atau pisenter gempa berada di koordinat 7,21 LS dan 105,84 BT. "Lokasinya di laut berjarak sekitar 81 kilometer arah barat Kota Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat," kata Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono hari ini.

    Sumber gempa berkedalaman 45 kilometer atau tergolong dangkal. "Gempa ini diakibatkan oleh aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia," ujar Daryono. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar naik (thrust fault).

    Baca juga: Gempa Yogyakarta 2006 Jadi Tonggak Bengkel Sepeda Motor Difabel

    Guncangan gempabumi ini dilaporkan terasa di Pelabuhan Ratu dan Pandeglang dengan skala intensitas gempa II-III MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.

    Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

    Baca juga: Ini Titik Pusat Gempa Mataram

    Simak kabar terbaru seputar gempa hari ini hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.