OPPO Investasi Rp 21 T untuk Penelitian dan Pengembangan 2019

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • OPPO umumkan keberhasilannya melakukan panggilan video multiparty pertama di dunia dengan smartphone jaringan 5G. Kredit: Istimewa

    OPPO umumkan keberhasilannya melakukan panggilan video multiparty pertama di dunia dengan smartphone jaringan 5G. Kredit: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah berhasil melakukan panggilan video 5G pertama di dunia, OPPO berkomitmen untuk menaikkan nilai investasinya terlebih pada divisi penelitian dan pengembangan pada 2019, dengan menginvestasikan dananya sebesar Rp 21 triliun.

    Baca: OPPO Sukses Gelar Panggilan Video Multiparty 5G Pertama di Dunia
    Baca: OPPO A7 Rilis di Indonesia, Ini Spesifikasinya

    "Investasi tersebut meningkat dengan nilai terbesar dari tahun ke tahun, persentase peningkatannya 150 persen. Dengan melakukan peningkatan bidang penelitian dan pengembangan, OPPO akan mengembangkan keahlian teknisnya untuk meningkatkan kemampuannya pada kemajuan teknologi," ujar Founder dan CEO OPPO Tony Chen, 7 Desember 2018.

    OPPO membentuk tim 5G sejak awal 2015 dan memulai penelitian dan pengembangan sejak awal kehadiran teknologi 5G. Ketika standar 5G telah diputuskan pada Desember 2017, OPPO dengan cepat berinvestasi dalam pengembangan produk 5G.

    Dengan memimpin dalam mewujudkan integrasi sinyal 5G dan jaringan data pada Agustus 2018, sebelum mewujudkan koneksi smartphone 5G pertama pada Oktober 2018 lalu. OPPO juga telah menerapkan teknologi AI di berbagai aplikasi termasuk fotografi, pengenalan wajah dan identifikasi sidik jari sambil mengenalkan banyak fitur inovatif, termasuk fitur kamera depan 3D portrait lighting dan pengenalan cerdas.

    "OPPO akan memanfaatkan AI untuk mengembangkan berbagai perangkat pintar, termasuk jam tangan cerdas dan teknologi rumah pintar. Tujuannya untuk mengeksplorasi dan memenuhi tuntutan konsumen yang semakin ketat di era Internet of Things (IOT)," tambah Chen.

    Sebagai perusahaan berbasis teknologi, OPPO berfokus pada pengembangan berkelanjutan seperti pada teknologi jaringan 5G. Menurut Chen, 5G adalah tren yang harus dianut OPPO. Selain berjuang untuk menjadi produsen pertama smartphone 5G, tahun depan, eksplorasi OPPO atas peluang aplikasi di era 5G plus membuka berbagai kesempatan baru pada pengembangan jaringan 5G.

    Manfaat yang dibawa oleh teknologi AI akan benar-benar terwujud di era 5G. Untuk OPPO, AI adalah kemampuan dan pola pikir, dan prospek pengembangan untuk AI yang luas. Dengan menggunakan AI, kata Chen, untuk terus mempelajari kebiasaan pengguna, smartphone OPPO nantinya dapat secara proaktif memberikan layanan yang lebih baik dan pengalaman yang lebih personal.

    "Kita harus berani mengeksplorasi, berani melakukan terobosan dan berani berinovasi. Di masa depan, OPPO akan sepenuhnya mengintegrasikan inovasi teknologi dengan seni dan kemanusiaan," tambah Chen. "Mengembangkan perangkat pintar dan rumah pintar dengan smartphone sebagai intinya, dengan dasar untuk memenuhi harapan orang pada kehidupan yang lebih baik."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.