UI Resmikan Gedung Pertunjukan Seni Makara Art Center

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Makara Art Center UI. Kredit: UI

    Makara Art Center UI. Kredit: UI

    TEMPO.CO, Depok - Universitas Indonesia (UI) meresmikan Makara Art Center (MAC), sebuah fasilitas pusat kesenian sebagai ruang apresiasi terhadap kegiatan seni dan budaya baik itu seni musik, seni rupa, seni teater, seni tari hingga kerajinan tangan. 

    Baca: UI Luncurkan Situs Warung Ilmiah Lapangan untuk Bantu Petani

    Peluncuran MAC dilaksanakan pada Senin, 10 Desember 2018, oleh Rektor UI Muhammad Anis, Wakil Rektor UI Bambang Wibawarta, dan Artistic Director MAC UI Yudhi Soenarto. Peresmian MAC bersamaan dengan dibukanya UI Lake Art Festival 2018 yang diisi dengan penampilan Indonesian National Orchestra (INO) pimpinan Franki Raden.

    Sebagai pusat kegiatan kesenian di kampus UI Depok, MAC tidak hanya diperuntukkan bagi sivitas akademika UI, melainkan juga terbuka untuk umum.

    Gedung MAC terdiri atas lima lantai yang di dalamnya terdapat auditorium pertunjukan utama dengan kapasitas 418 bangku dengan sistem tata akustik dan pencahayaan yang mumpuni.

    Selain auditorium, terdapat pula ruang galeri untuk menampilkan seni lukis dan kerajinan tangan. Gedung MAC memiliki pemandangan Danau Kenanga yang hijau dan asri dan berlokasi dekat dengan Masjid Ukhuwah Islamiyah kampus Depok.

    Program seni dan budaya yang akan dipertunjukkan di MAC merupakan program terpilih yang sarat dengan penampilan berkualitas terbaik dari dalam negeri maupun mancanegara.

    Selama persiapan grand launching, MAC telah menampilkan para seniman kenamaan dari dalam maupun luar negeri. Sebut saja, Putu Wijaya, Dwiki Darmawan, Erwin Gutawa, Niniek L. Karim, Jose Pedro Baledo (Musisi Amerika), dan Siero Chamber Orchestra (Spanyol).

    Ditemui saat Grand Launching MAC, Rektor UI Muhammas Anis menuturkan dirinya mendukung keberlangsungan aktivitas seni dan budaya di dalam kampus UI. Para mahasiswa UI diharapkan dapat terus mengobarkan semangat “Panji-panji ilmu dan Seni Berkibar Tinggi di Almamater ini” sesuai dengan pernyataan Guru Besar Emeritus UI Prof Fuad Hassan pada tahun 1987 yang terpampang di dinding Lantai 1 Gedung Pusat Administrasi Universitas – kampus Depok.

    “Untuk itu, manfaatkan dengan sebaik-baiknya fasilitas MAC sebagai ajang aktualisasi diri. Lulusan UI adalah lulusan yang berjiwa kompetitif serta memiliki karakter jiwa dan raga yang sehat. Salah satu upaya menyehatkan raga adalah melalui seni dan budaya," ujar Anis dalam keterangan pers, Rabu, 12 Desember 2018.

    Sedangkan Director MAC UI Yudhi Soenarto mengatakan MAC merupakan Pusat Kesenian pertama yang ada di kota Depok. Ke depannya MAC dapat menjadi pusat kesenian yang dapat mempertemukan para seniman dengan publik penikmat seni.

    SivitasakademikaUI, baik itu mahasiswa maupun dosen banyak sekali yang merupakan seniman handal. “Hadirnya MAC UI diharapkan mampu menyajikan acara kesenian yang berkualitas demi terciptanya ruang apresiasi seni dan budaya yang bermanfaat,” paparnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.