Gunung Soputan Erupsi Lagi: Tinggi Abu 3 Km, Status Siaga

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Letusan stromboli Gunung Soputan dengan estimasi ketinggian 400 meter dari puncak terpantau dari Desa Lobu, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Rabu, 3 Oktober 2018. Letusan stromboli tersebut disertai leleran lava pijar ke arah timur laut dengan estimasi jarak luncur 2.500 meter dan kolom letusan setinggi 2.000-3.000 meter dari puncak. ANTARA FOTO/Adwit B Pramono

    Letusan stromboli Gunung Soputan dengan estimasi ketinggian 400 meter dari puncak terpantau dari Desa Lobu, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Rabu, 3 Oktober 2018. Letusan stromboli tersebut disertai leleran lava pijar ke arah timur laut dengan estimasi jarak luncur 2.500 meter dan kolom letusan setinggi 2.000-3.000 meter dari puncak. ANTARA FOTO/Adwit B Pramono

    TEMPO.CO, Jakarta - Gunung Soputan di Sulawesi Utara mengalami erupsi pada Minggu, 16 Desember 2019, pukul 03.09 WITA dengan tinggi kolom abu teramati 3.000 meter di atas puncak (4.809 meter di atas permukaan laut), menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Api Soputan.

    Baca: BNPB: Letusan Krakatau, Soputan, dan Gamalama Tidak Berkaitan

    "Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah tenggara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 5 menit 51 detik," kata PVMBG dalam keterangan tertulis yang diterima Antara, Minggu pagi.

    "Dari Pos PGA Soputan yang berada sekitar 10 km di sebelah barat daya puncak, terdengar suara gemuruh hingga saat ini dan seismograf masih merekam tremor menerus mengindikasikan bahwa erupsi masih berlangsung." Saat ini Gunung Soputan berada pada Status Level III (Siaga).

    PVMBG mengimbau warga agar tidak beraktivitas di dalam radius empat kilometer dari puncak Gunung Soputan dan dalam wilayah sektor arah barat-baratdaya sejauh 6,5 kilometer, yang merupakan daerah bukaan kawah, guna menghindari ancaman leleran lava dan awan panas guguran.

    PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya aliran lahar, terutama pada sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng Gunung Soputan seperti sungai Ranowangko, Lawian, Popang dan Londola Kelewahu.

    "Jika terjadi hujan abu, masyarakat dianjurkan menggunakan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi terhadap gangguan saluran pernapasan," demikian PVMBG.

    Simak artikel lainnya tentang Gunung Soputan di kanal Tekno Tempo.co.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tata Tertib Penonton Debat Capres 2019, KPU Siapkan Kipas

    Begini beberapa rincian yang perlu diperhatikan selama debat Capres berlangsung pada Kamis, 17 Januari 2019. Penonton akan disediakan kipas oleh KPU.