Rilis 19 Desember, Baterai Huawei Mate 20 Diklaim Paling Kuat

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Huawei Mate 20 Pro. gearburn.com

    Huawei Mate 20 Pro. gearburn.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Huawei akan meluncurkan ponsel Huawei Mate 20 series di Indonesia pada, Rabu, 19 Desember 2018. Smartphone flagship itu diklaim memiliki kualitas baterai yang mumpuni dan paling kuat.

    Baca juga: Huawei Mate 20 Series akan Rilis di Indonesia, Catat Tanggalnya

    "Saya rasa itu manusiawi sekali kalau kita kerap merasa gelisah saat baterai smartphone terancam habis. Tapi dengan Mate 20 Series, kegelisahan itu bisa kita tinggalkan di rumah, atau bakal jadi cerita masa lalu," ujar Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Device Indonesia, dalam keterangan tertulis, Jumat, 14 Desember 2018.

    Huawei Mate 20 Series hadir dengan kapasitas baterai 4.000 mAh, sementara Huawei Mate 20 Pro dikemas dengan baterai 4.200 mAh, dan Huawei Mate 20 X memakai baterai 5.000 mAh. Huawei juga memasang teknologi SuperCharge untuk mendukung pengisian daya berkecepatan ekstrem, hingga 40 W.

    Baca juga: Huawei Mate 20 Meluncur di Malaysia, Ini Harganya

    Ketika Huawei Mate 20 Series dicolokkan ke adaptor 40 W Huawei SuperCharge, ponsel dapat mengisi muatan sebanyak 70 persen (setara dengan 2.940 mAh) dalam 30 menit. Teknologi pengisian cepat itu telah disertifikasi oleh TUV Rheinland untuk memenuhi standar keamanan yang ketat.

    "Ketika Anda dalam keadaan terburu-buru sekalipun. Semisal hanya memiliki waktu kurang dari 1 jam untuk bersiap-siap atau berkemas. Tentu itu lebih dari cukup untuk membuat baterainya Huawei Mate 20 series terisi penuh dan mampu digunakan secara maksimal," kata Khing Seng.

    Baca juga: 5 Fitur Andalan Huawei Mate 20 X

    Smartphone tersebut juga melangkah jauh dalam hal pengisian ulang daya baterai secara nirkabel. Huawei Mate 20 Series mendukung pengisian nirkabel melalui 15 W Huawei Wireless Quick Charge. Sesi pengisian nirkabel selama 30 menit meningkatkan baterai hingga sekitar 30 persen (setara dengan 1.300 mAh).

    Teknologi lainnya, Wireless Reverse Charging, yang memungkinkan pengguna untuk mengambil keuntungan maksimum dari baterai besar di dalam perangkat. Tujuannya untuk memberikan manfaat bagi perangkat lain yang juga sudah mendukung kemampuan pengisian ulang secara nirkabel.

    "Dengan fitur 15 W wireless quick charge yang sudah tersertifikasi TUV, Anda dapat menikmati pengalaman pengisian daya yang cepat dan tidak merepotkan serta aman. Inilah yang kami sebut sebagai power revolution," kata Khing Seng.

    Baca juga: Huawei Mate 20 Series Telat Hadir di Indonesia, Ini Alasannya

    Simak kabar terbaru seputar peluncuran Huawei Mate 20 series hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kasus Kartel Harga Tiket Pesawat Siap Disidangkan

    Komisi Pengawas Persaingan Usaha menduga mahalnya harga tiket pesawat disebabkan pasar oligopolistik. Citilink dan Lion Air diduga terlibat.