Jangan Salah Sangka, Telepon WhatsApp Juga Berbayar

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi WhatsApp. (cdn.kalingatv.com)

    Ilustrasi WhatsApp. (cdn.kalingatv.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tidak hanya untuk berkomunikasi berbasis teks, aplikas pesan WhatsApp juga bisa digunakan untuk melakukan panggilan suara. Mungkin masih ada orang yang tidak tahu kalau panggilan suara WhatsApp tidak gratis, seperti dilansir laman mybroadband.co.za, beberapa waktu lalu.

    Baca juga: Begini Cara Balas Cepat di Grup WhatsApp

    Laman mybroadband menghitung biaya panggilan suara WhatsApp menggunakan aplikasi MyDataManager yang diinstal pada Samsung Galaxy S9. Aplikasi itu mampu memantau data yang digunakan oleh WhatsApp saat menonaktifkan Wi-Fi dan terhubung ke jaringan seluler 4G untuk melakukan panggilan suara.

    Tes menunjukkan bahwa panggilan WhatsApp dua menit menggunakan 800 KB data seluler, yang setara dengan 400 KB per menit. Penting untuk dicatat bahwa, baik pemanggil atau penerima dikenakan biaya data saat melakukan panggilan suara dengan WhatsApp. Terdapat berbagai faktor yang dapat mempengaruhi jumlah data yang digunakan oleh panggilan suara WhatsApp, termasuk jenis koneksi, kualitas, dan kekuatan sinyal.

    Baca juga: Tips Teknologi: Memaksimalkan Kerja WhatsApp

    Panggilan WhatsApp menjadi alternatif populer untuk panggilan suara konvensional, terutama jika kedua pengguna terhubung ke jaringan Wi-Fi di rumah atau kantor dan tidak menggunakan data seluler. Namun, jika biaya telepon operator cukup murah (biasanya mmanggil ke pengguna yang menggunaka operator telekomunikasi sama), panggilan WhatsApp tidak akan menjadi perhatian utama pengguna.

    Baca juga: Jangan Pakai 5 Ponsel Ini, Sebentar Lagi Tak Dipakai WhatsApp

    Simak kabar terbaru seputar WhatsApp hanya di kanal Tekno Tempo.co.

    MYBROADBAND.CO.ZA | MYDATAMANAGER


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK, Tudingan Kubu Prabowo - Sandiaga soal Pilpres 2019

    Pada 16 Juni 2019, Tim kuasa hukum Prabowo - Sandiaga menyatakan mempersiapkan dokumen dan alat bukti soal sengketa Pilpres 2019 ke Sidang MK.