Cara Mengurangi Risiko Kebocoran Data Saat Liburan

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitos Para Peretas Rusia

    Mitos Para Peretas Rusia

    TEMPO.CO, Jakarta - Waktu liburan bukan saja menjadi momen yang menyenangkan, tapi harus tetap waspada dengan keamanan gawai yang digunakan dari kebocoran data. Menurut perusahaan keamanan siber Kaspersky Lab, waktu libur menjadi waktu yang disukai bagi para peretas.

    Baca: Pelanggan Data Seluler Indonesia Terbesar Ketiga di Dunia

    Demi melindungi data perusahaan dari keterlibatan pihak luar, Kaspersky Lab menyarankan adanya pelatihan dasar keamanan informasi bagi karyawan, termasuk penggunaan ponsel cerdas dan tablet.

    Tindakan preventif lain yang segera dapat dilakukan sebelum memasuki masa liburan adalah sebagai berikut :

    1. Jelaskan bahwa langkah-langkah keamanan yang tepat dapat membantu menjaga informasi pribadi seperti korespondensi, foto, detail kartu bank dan aman dari pengintaian yang tidak bertanggung jawab.

    2. Mendorong karyawan untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara sederhana melindungi data pribadi. Tekankan pada pentingnya enkripsi data, otentikasi dua faktor, dan kata sandi yang kuat. Serta berdiskusi lebih lanjut tentang tindakan yang harus dilakukan jika perangkat akhirnya dicuri.

    3. Edukasi karyawan tentang bahaya menggunakan Wi-Fi publik dan cara menjadikannya lebih aman (misalnya, dengan menggunakan VPN).

     4. Anjurkan pengisian daya ponsel pintar pada stop kontak yang tidak melalui USB.

    5. Jelaskan pentingnya memasang solusi antivirus yang andal dengan teknologi antipencurian pada perangkat seluler pribadi.

    Simak artikel lainnya tentang kebocoran data di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.